Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Ratusan Jemaah Haji Meninggal Dunia Karena Listrik Padam di Terowongan
    CekFakta

    Keliru, Ratusan Jemaah Haji Meninggal Dunia Karena Listrik Padam di Terowongan

    Jane DoePublish date2022-07-14
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun Facebook mengunggah video yang berisi sejumlah jenazah jemaah haji yang ditutup menggunakan kain putih. Video tersebut diberi narasi, “Ya Allah, R4tusan jam44h h4ji meninggal dunia k4rena listrik padam di terowong4n.”
    Sebuah akun Facebook menyebarkan potongan video dengan klaim jenazah ratusan jemaah haji akibat lampu mati di terowongan Mina
    Sejak diunggah pada Rabu, 13 Juli 2022 pukul 16.00 WIB, video itu sudah ditanggapi sebanyak 683, dikomentari 150 orang, 334 kali dibagikan, dan sudah 50 ribu kali tayang.

    HASIL CEK FAKTA


    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, isi video tersebut adalah peristiwa yang terjadi pada 2015. Jenazah-jenazah tersebut adalah jemaah haji yang meninggal saat melempar jumrah.
    Untuk memeriksa kebenaran klaim tersebut, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video itu menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan Reverse Images Search milik Google dan Yandex. Melalui langkah tersebut, Tempo menemukan foto dan video yang identik pernah dipublikasikan oleh sejumlah media asing. 
    CBS News misalnya pada 25 September 2015, mempublikasikan artikel berjudul Hajj tragedy brings grief, questions in Saudi Arabia. Artikel itu memuat foto utama yang menampakkan deretan jenazah yang ditutup kain kafan. Foto ini sama dengan isi video pada detik ke-07.
    CBS memberikan keterangan bahwa lebih dari 700 orang meninggal dunia karena terinjak-injak saat melaksanakan ibadah haji di Mina, Mekkah. Ini menjadi bencana terburuk dalam seperempat abad pelaksanaan ibadah haji. 
    Tangkapan layar berita meninggalnya ratusan jemaah haji oleh CBS News pada 25 September 2015.
    Foto dari Reuters tersebut juga dimuat di The Jerussalem Post pada 25 September 2015 dengan keterangan, bahwa itu adalah jemaah haji yang tewas setelah berdesak-desakan di Mina. 
    Video yang menunjukkan jenazah jemaah haji yang tewas pada 2015, di antaranya dimuat oleh Euronews dan Associated Press.
    Dikutip dari Al Jazeera, peristiwa itu terjadi di Mina Jadid, Mekkah, Arab Saudi, Kamis, 24 September 2015. Saat itu para jemaah haji ingin melakukan ritual melempar jumrah atau biasa disebut ‘rajam setan’. Namun sebelum sampai di lokasi, terjadi saling injak di antara para peziarah yang bertemu di sebuah persimpangan.
    Mina adalah tempat peziarah melakukan ‘rajam setan’ dengan melemparkan kerikil ke tiga dinding batu. Tempat tersebut menampung lebih dari 160.000 tenda tempat para peziarah bermalam selama ziarah.
    Akibat kejadian itu, Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi melaporkan sedikitnya 717 orang meninggal dunia dan 863 jamaah haji lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka telah dievakuasi ke empat rumah sakit berbeda di wilayah Mina.
    Tidak ada korban jiwa karena listrik di terowongan padam
    Pada 10 Juli 2022, mati listrik terjadi di terowongan Mina menuju lantai 3 Jamarat. Dikutip dari Okezone, listrik mati kurang lebih 30 menit. 
    Kementerian Agama Republik Indonesia menyatakan tidak ada korban jiwa atas insiden itu. Hal itu telah ditegaskan Kemenag melalui akun resminya di Twitter pada 13 Juli 2022. 
    “Listrik padam terjadi di terowongan Mina pada Minggu (10/7/2022) pagi, Waktu Arab Saudi. Tepatnya di terowongan yang menuju jalur atas jamarat tiga atau lantai tiga. Setelah diperbaiki, listrik kembali nyala, dan TIDAK ADA KORBAN,” tulis Kementerian Agama di akun resmi Twitter. 

    KESIMPULAN


    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, video ratusan jamaah haji meninggal dunia karena listrik padam di terowongan adalah keliru. 
    Video yang diunggah tersebut merupakan insiden di Mina Jadid, Mekkah, Arab Saudi pada Kamis, 24 September 2015 silam.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=1235423020565785

    https://www.cbsnews.com/news/hajj-stampede-saudi-arabia-muslim-pilgrims-mina-mecca/

    https://www.jpost.com/Middle-East/Iran/Death-to-the-Saudi-dynasy-Iranians-chant-as-anger-rises-over-hajj-stampede-deaths-419112

    https://www.youtube.com/watch?v=9XenUX0OyDk

    https://www.youtube.com/watch?v=fi112LY01RY

    https://www.aljazeera.com/news/2015/9/25/saudi-arabia-orders-probe-into-deadly-hajj-stampede

    https://haji.okezone.com/read/2022/07/10/398/2626976/breaking-news-listrik-di-terowongan-mina-padam-begini-kondisi-terkini-jamaah-haji-ri

    https://twitter.com/Kemenag_RI/status/1547197159246004225

    https://wa.me/6281315777057

    Publish date : 2022-07-14

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.