Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Menyesatkan, Video TikTok dengan Narasi Etnis Madura Buat Masalah dengan Orang Bandung
    CekFakta

    Menyesatkan, Video TikTok dengan Narasi Etnis Madura Buat Masalah dengan Orang Bandung

    Jane DoePublish date2022-07-07
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun TikTok mengunggah video TikTok yang mengandung rasisme berjudul “Madura selalu buat masalah dulu dengan Sampit sekarang dengan Bandung”. Video ini diunggah pada 5 Juli 2022.
    Video berdurasi 25 detik ini menunjukkan sejumlah orang berjalan bergerombol sambil berteriak-teriak. 
    Sebuah akun TikTok menyebarkan potongan video mengandung rasisme soal perkelahian warga di Pasar Induk Cikopo
    Hingga tulisan ini dibuat, video ini disukai oleh 36.900 akun dan 8.225 komentar.

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk verifikasi video ini, Tim Cek Fakta Tempo melakukan penelusuran dengan membaca setiap komentar yang atas video ini. Juga mencari video-video yang identik di media sosial seperti Facebook, Snack Video, Twitter,dan YouTube. Tempo menggunakan Google Map, mattw.io, Youtube Metadata, dan Fake News Debunker By InVid untuk analisis lokasi dan keaslian video.
    Tempo mendapatkan petunjuk dari komentar warganet di Tik Tok yang menyebut kejadian tersebut di kawasan Cipoko, Purwakarta. Dengan petunjuk tersebut, Tempo menelusuri video di Youtube dan menemukan tiga video yang  diunggah Akun Youtube Mari Belajar. Dari tiga video satu video diberi judul “Aksi Memanas, Pasar Induk Cikopo”. Dua video lain identik, hanya diberi judul “Kejadian Pasar Induk Cikopo dan Aksi Preman Pasar Induk Cikopo”. 
    Ketiga video ini diunggah tanggal 4 Juli 2022. Adapun video yang identik dengan yang beredar di TikTok berjudul “Aksi Preman Pasar Cikopo dan Kejadian pasar Induk Cikopo”. Durasi video pun sama, 25 detik. Dari kolom komentar, beberapa pengguna YouTube juga memberikan informasi tentang kejadian di Pasar Induk Cikopo.
    Tempo menggunakan Google Maps untuk menelusuri lokasi Pasar Induk Cikopo di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Melalui Google Maps, Tempo menemukan lokasi jalan di mana sejumlah orang berjalan kaki dalam video, identik dengan jalan masuk ke Pasar Induk Cikopo. Itu terlihat dari ruas dua jalan yang ditumbuhi tanaman di bagian kanan, kiri dan tengah, serta lampu penerang jalan di antara tanaman.
    Tangkapan layar Google Maps untuk mengidentifikasi kabar hoaks lokasi perkelahian antarpedagang di Cikopo, Purwakarta
    Video lain yang menunjukkan aksi demonstrasi pedagang usai insiden itu diunggah sebuah akun YouTube tanggal 5 Juli 2022. Video ini mengklaim ini adalah berita lanjutan penusukan di Pasar Cikopo Purwakarta. 
    Berita Terkait Kejadian di Cikopo
    Tim Cek Fakta Tempo menelusuri kejadian seputar wilayah Cikopo, Purwakarta tanggal 3-4 Juli 2022. Batasan tanggal ini sesuai dengan waktu unggah video, baik yang ada di Youtube dan TikTok.
    Dilansir Sindonews pada Minggu, 3 Juli 2022, terjadi perkelahian sesama pedagang di Pasar Induk Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Seorang pedagang sayur meninggal dalam kejadian ini.
    Kapolsek Bungursari, Kompol H Budi Harto dikutip dari Detik, mengatakan perkelahian terjadi di los sayur depan lapak D2, nomor 62, Pasar Induk Modern Cikopo, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Perkelahian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, di Pasar Induk Modern Cikopo. Baik korban maupun pelaku merupakan pedagang di Pasar Induk Modern Cikopo.
    Melalui pesan WhatsApp kepada Tempo, Kompol Budi mengatakan ia tidak mengetahui kejadian seperti yang ada di video tersebut. Namun informasi dari manajemen Pasar Induk Modern Cikopo PT. Jakatiya Megah, sudah ada pertemuan antara paguyuban pedagang Madura dan paguyuban pedagang dari Bandung pada Senin, 4 Juli 2022. Pertemuan ini tidak melibatkan pihak kepolisian, hanya kedua perwakilan paguyuban dan manajemen pasar. 
    Humas Polres Purwakarta, Ipda Tini Yutini, kepada Tempo mengatakan, kasus ini sudah ditangani Polres Purwakarta dan masih dalam proses pengembangan.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, video dengan narasi Madura buat masalah dengan Bandung, adalah menyesatkan. 
    Peristiwa dalam video itu dipicu oleh perkelahian dua pedagang di Pasar Induk Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat pada 3 Juli 2022. Perkelahian keduanya adalah masalah individu yang tidak terkait dengan suku Madura maupun Sunda.  
    Penyebaran narasi yang menghubungkan masalah tersebut dengan kesukuan membahayakan masyarakat. 

    Rujukan

    https://www.tiktok.com/@vicky_cihuyy/video/7116664961622887706?_t=8TkJk2mLGZm&_r=1

    https://www.youtube.com/shorts/QaKgxUbJZiU

    https://www.google.com/maps/@-6.4391736,107.4790329,3a,75y,123.67h,87.86t/data=!3m6!1e1!3m4!1sm2dXsHM6CUJspdxgwjy8Dw!2e0!7i16384!8i8192

    https://www.youtube.com/watch?v=PjpU8l6fvF0

    https://daerah.sindonews.com/read/816401/701/pedagang-di-pasar-induk-cikopo-duel-maut-1-tewas-terkapar-bersimbah-darah-1656860827

    https://news.detik.com/berita/d-6160387/duel-maut-pedagang-di-pasar-cikopo-purwakarta-1-orang-tewas

    https://wa.me/6281315777057

    Publish date : 2022-07-07

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.