Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Minum Air Panas Menyehatkan Ginjal
    CekFakta

    Keliru, Minum Air Panas Menyehatkan Ginjal

    Jane DoePublish date2022-06-28
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah video menampilkan gambar berjudul Air Panas dan Ginjal beredar di media sosial Facebook. Unggahan itu menjelaskan bahwa meminum air panas bisa menyehatkan ginjal. Selain itu, juga dijelaskan dampak terhadap ginjal dan bagian-bagian tubuh lainnya apabila seseorang suka minum es atau minuman dingin.
    Berikut isi lengkap video tersebut
    Minum air panas bisa menyehatkan ginjal adalah benar. Ketika air bersuhu 0 derajat atau kurang dari 0 derajat, setelah diolah di lambung, BAK yang keluar malah panas. Kenapa bisa demikian? organ bagian mana yang membuat air menjadi bersuhu 37 derajat? Jawabnya adalah organ limpa dan lambung. Limpa dan lambung adalah organ yang paling takut dingin.
    Ketika air dingin masuk ke dalam lambung. ia tidak tahan sehingga mengambil energi dari ginjal untuk dijadikan bahan bakar yang membuat air menjadi 37 derajat. Kalau energi di ginjal diambil terus menerus maka ginjal akan melemah.
    Orang yang suka minum es atau minuman dingin ginjalnya lemah, badannya dingin, energi lemah dan banyak gumpalan darah, bagian punggung dan pinggang sering linu, ingatan melemah, kaki dan tangan sering mati rasa. Sering minum air hangat/panas sama dengan merawat ginjal dan energi badan.
    Tangkapan layar video dengan klaim meminum air panas menyehatkan ginjal

    HASIL CEK FAKTA


    Memastikan klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menghubungi Konsultan Ginjal dan Hipertensi (Nephrology) di Medan, dr. Syafrizal Nasution, Sp.PD-KGH. Syafrizal mengatakan, meminum air panas atau dingin tidak ada pengaruhnya bagi ginjal. Semua dianggap sama saja. 
    “Karena tubuh manusia mempunyai mekanisme mempertahankan apa yang ada dan menyesuaikan dengan apa yang dimakan atau diminum. Termasuk ginjal, selama ginjal itu masih sehat,” ujarnya saat dihubungi Tempo, Senin, 27 Juni 2022.
    Syafrizal menjelaskan, ginjal memiliki mekanisme pengaturan dalam menyeimbangkan cairan, elektrolit, dan asam basa yang saling berkaitan. Ginjal dan kulit pula yang mengatur suhu air, bukan organ limpa. 
    Sebaliknya lambung tidak memiliki mekanisme untuk membuat suhu bertambah atau berkurang. Limpa berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh dan tidak berkaitan dengan suhu air panas maupun dingin.
    Dia juga menyampaikan, tidak ada hubungannya jika orang minum es dan minuman dingin akan membuat ginjal lemah, punggung dan pinggang sering linu, ingatan melemah kaki dan tangan sering mati rasa. Namun hal itu berkaitan dengan dehidrasi.
    Pengaruh konsumsi air minum terhadap ginjal
    Dikutip dari Tempo.co, air membantu membersihkan natrium dan racun pada ginjal. Mengonsumsi air sebanyak delapan gelas sehari adalah hal penting supaya asupan air tetap terjaga. Usahakan setidaknya 1,5 hingga 2 liter dalam sehari.
    Namun banyaknya air yang Anda butuhkan juga tergantung pada kesibukan dan kesehatan Anda. Faktor-faktor seperti iklim, kebiasaan berolahraga, jenis kelamin, dan ibu hamil juga memiliki kebutuhan asupan air yang berbeda-beda setiap harinya.
    Cara lain untuk menjaga kesehatan ginjal, yaitu tetap aktif dan menjaga kebugaran tubuh. Membiasakan diri untuk berolahraga mampu menurunkan risiko penyakit ginjal kronis. Olahraga juga dapat mengurangi tekanan darah sehingga kesehatan jantung pun terjaga. Kedua kondisi ini mencegah kerusakan pada ginjal.
    Selain itu, penting untuk mengendalikan kadar gula darah. Orang yang memiliki riwayat diabetes berisiko mengalami kerusakan ginjal. Ketika sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dalam darah, maka ginjal akan dipaksa bekerja lebih ekstra untuk menyaring darah. 
    Jika kondisi tersebut bertahan hingga bertahun-tahun, akan membahayakan kesehatan ginjal. Sehingga penting bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit diabetes untuk membatasi faktor-faktor penyebab meningkatnya kadar gula darah.
    Tak hanya itu, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Ginjal bisa rusak jika tekanan darah tinggi terjadi beriringan dengan masalah kesehatan lain, seperti diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi. 

    KESIMPULAN


    Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, klaim meminum air panas menyehatkan ginjal adalah Keliru. Meminum air panas atau dingin tidak ada pengaruhnya bagi ginjal. Semua dianggap sama saja karena tubuh manusia mempunyai mekanisme mempertahankan apa yang ada dan menyesuaikan dengan apa yang dimakan atau diminum. Termasuk ginjal.

    Rujukan

    https://gaya.tempo.co/read/1597564/termasuk-organ-vital-tubuh-berikut-6-cara-menjaga-kesehatan-ginjal

    Publish date : 2022-06-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.