Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Ritual Iluminati Janin Bayi Aborsi untuk Kandungan Vaksin
    Misleading Content

    [SALAH] Ritual Iluminati Janin Bayi Aborsi untuk Kandungan Vaksin

    Jane DoePublish date2022-09-05
    Share
    Facebook

    Berita

    “Knp ada janin bayi aborsi di dlm kandungan vaksin? Pasti ada yg bertanya-tanya. Itu ada hubungannya dgn ritual illuminati. Sebelum barang haram dan berbahaya itu di edarkan, mereka sdh meritualkannya lebih dulu.

    Mau percaya silahkan ga juga its ok😂”

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah klaim mengenai hubungan ritual iluminati dengan janin bayi aborsi yang ada dalam kandungan vaksin disebarkan melalui akun @YogaswaraWahyu pada 23 Juli 2022. Cuitan tersebut sudah disukai 118, dan 34 kali diposting ulang.

    Mengutip dari CNNIndonesia.com Melansir History of Vaccines, sel janin mulai digunakan untuk membuat vaksin sejak tahun 1960-an. Kala itu, ilmuwan mengumpulkan sel janin dari para wanita yang hendak menggugurkan kandungannya akibat wabah rubella. Penggunaan sel janin untuk mengembangkan vaksin masih digunakan untuk membuat beberapa vaksin lain seperti MMR (campak, gondok, dan rubella), hepatitis A, Varicella, zoster, oral Adenovirus Tipe 4 dan Tipe 7, dan rabies.

    Menurut Dr. James Lawler, seorang ahli penyakit menular di Nebraska Medicine sel janin ini juga digunakan oleh Pfizer / BioNTech dan Moderna. Sel ini diambil dari jaringan janin untuk menguji vaksin mereka. Sementara Johnson & Johnson menggunakan sel janin untuk pengembangan, konfirmasi dan produksi.

    Pfizer menggunakan garis sel janin untuk menguji kemanjuran vaksin. Garis sel adalah salinan sel yang dikloning dari sumber yang sama yang telah diadaptasi untuk tumbuh terus menerus di laboratorium. Garis sel merupakan kunci penelitian medis. Garis sel turunan janin manusia tidak digunakan untuk memproduksi vaksin penelitian Pfizer yang diduga mengandung sel janin. Mereka menggunakan komponen sintetik dan diproduksi secara enzimatik.

    Berdasarkan penjelasan di atas, klaim mengenai hubungan ritual iluminati dengan kandungan sel janin dalam vaksin adalah salah dan termasuk dalam konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Salah, menurut Badan Kesehatan AS, vaksin yang dikembangkan menggunakan sel manusia diambil dari sel janin yang legal. Sel asli diperoleh lebih dari 50 tahun yang lalu dan telah dipertahankan di bawah pedoman federal yang ketat oleh American Type Culture Collection. Garis sel yang digunakan sekarang lebih dari tiga generasi dihilangkan dari asalnya, dan belum menggunakan jaringan baru untuk memproduksi vaksin.

    Rujukan

    https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210304203727-199-613926/selain-dari-hewan-sel-janin-juga-dipakai-kembangkan-vaksin

    https://www.kompas.com/sains/read/2021/10/13/090200823/hoaks-vaksin-pfizer-mengandung-sel-janin-ini-faktanya?page=all

    Publish date : 2022-09-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.