Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Kaitan Kasus Penangkapan Ferdy Sambo dengan Artikel Berjudul “Pengakuan Bandar Narkoba: Saya Sudah “Setor” Rp450M, ke BNN Rp90M ke Pejabat Polisi, Tapi Masih Ditangkap”
    Misleading Content

    [SALAH] Kaitan Kasus Penangkapan Ferdy Sambo dengan Artikel Berjudul “Pengakuan Bandar Narkoba: Saya Sudah “Setor” Rp450M, ke BNN Rp90M ke Pejabat Polisi, Tapi Masih Ditangkap”

    Jane DoePublish date2022-08-31
    Share
    Facebook

    Berita

    “Pengakuan Bandar Narkoba: Saya Sudah “Setor” Rp450M, ke BNN Rp90M ke Pejabat Polisi, Tapi Masih Ditangkap”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan berupa hasil tangkapan layar salah satu artikel dengan judul “Pengakuan Bandar Narkoba: Saya Sudah “Setor” Rp450M, ke BNN Rp90M ke Pejabat Polisi, Tapi Masih Ditangkap”. Hasil tangkapan layar ini kemudian dikaitkan dengan penangkapan Sambo oleh pihak berwajib.

    Namun setelah menelusuri lebih lanjut kaitan hasil tangkapan layar artikel dengan judul di atas dan kasus penangkapan Sambo, ternyata unggahan yang ditampilkan di akun Facebook tersebut mengandung kekeliruan. Artikel yang diterbitkan oleh media Democrazy News tidak ada hubungannya dengan kasus penangkapan Ferdy Sambo.

    Di dalam artikel tersebut membahas tentang percakapan antara terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, dengan koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar, beberapa tahun lalu. Dalam tulisan yang diunggah ke media sosial, Freddy diceritakan mengaku kepada Haris jika dirinya telah memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia. Uang yang digelontorkan ternyata tetap membuat dirinya ditangkap.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa unggahan Facebook yang membagikan hasil tangkapan layar artikel yang berjudul “Pengakuan Bandar Narkoba: Saya Sudah “Setor” Rp450M, ke BNN Rp90M ke Pejabat Polisi, Tapi Masih Ditangkap” dan dikaitkan dengan kasus penangkapan Ferdy Sambo termasuk hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya, artikel tersebut membahas tentang percakapan antara terpidana mati kasus narkoba, Ferdy Budiman, dengan koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar, beberapa tahun lalu.

    Rujukan

    https://www.democrazy.id/2022/08/Pengakuan-Bandar-Narkoba-Saya-Sudah-Setor-Rp450-M-ke-BNN-Rp90-M-ke-Pejabat-Polisi-Tapi-Masih-Ditangkap.html?m=1

    Publish date : 2022-08-31

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.