Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video “Menolak lupa tragedi pembantaian anak usia 15 tahun pada bulan puasa tanggal 23 mei 2019 oleh pasukan Brimob”
    Misleading Content

    [SALAH] Video “Menolak lupa tragedi pembantaian anak usia 15 tahun pada bulan puasa tanggal 23 mei 2019 oleh pasukan Brimob”

    Jane DoePublish date2022-08-29
    Share
    Facebook

    Berita

    “Menolak lupa tragedi pembantaian anak usia 15 tahun pada bulan puasa tanggal 23 mei 2019 oleh pasukan Brimob”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter dengan nama pengguna “camilajenie” mengunggah sebuah video yang menunjukkan sekelompok orang berseragam tengah memukuli seorang pria. Video tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan rekaman pembantaian anak berusia 15 tahun oleh Brimob.

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan hoaks lama yang beredar kembali. Faktanya, video tersebut bukan merupakan video pembantaian anak berusia 15 tahun, melainkan pemukulan pria berusia 30 tahun bernama Andi Bibir.

    Menurut KBBI, arti kata “pembantaian” adalah “pembunuhan secara kejam dengan korban lebih dari seorang”. Sedangkan, Andi Bibir selaku korban pemukulan masih hidup dan merupakan salah satu perusuh saat aksi 22 Mei 2019 yang berhasil ditangkap.

    Lebih lanjut, Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo juga menegaskan bahwa pihak Polri akan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas yang terlibat dalam aksi pemukulan, sebab aksi tersebut merupakan tindakan yang berlebihan.

    Narasi dengan topik serupa juga pernah beredar bulan Mei 2019. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Harun, Remaja yang Dianiaya Depan Masjid Al Huda Dikabarkan Mati Syahid” yang diunggah pada 25 Mei 2019 lalu.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “camilajenie” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Hoaks lama yang kembali beredar. Faktanya, video tersebut bukan merupakan video pembantaian anak berusia 15 tahun, melainkan pemukulan pria berusia 30 tahun bernama Andi Bibir.

    Rujukan

    https://amp.kompas.com/nasional/read/2019/05/25/17474801/ini-pengakuan-andri-bibir-perusuh-yang-dikabarkan-tewas-setelah-dipukuli

    https://news.detik.com/berita/d-4564623/polri-tindak-oknum-brimob-yang-pukuli-perusuh-di-kampung-bali-tanah-abang

    https://turnbackhoax.id/2019/05/25/salah-harun-remaja-yang-dianiaya-depan-masjid-al-huda-dikabarkan-mati-syahid/

    https://kbbi.web.id/bantai

    Publish date : 2022-08-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.