Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] TNI Serbu Malaysia, 6000 TKI Diungsikan
    Misleading Content

    [SALAH] TNI Serbu Malaysia, 6000 TKI Diungsikan

    Jane DoePublish date2022-08-20
    Share
    Facebook

    Berita

    “HEBOH, GARA_GARA Ini TNI Akan Gempur Malaysia

    Perang Di Depan Mata 6000 Tki dan wNI di Malaysia Diungsikan ke Lokasi yang Aman”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang menuliskan klaim bahwa perang akan segera terjadi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersiap menyerang Malaysia. Sebanyak 6000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan warga negara Indonesia telah diungsikan ke tempat yang aman akibat konflik yang terjadi.

    Namun, setelah melakukan pemeriksaan terkait kebenaran klaim tersebut, didapati fakta bahwa video yang diunggah pada 30 Juli 2022 ini mengandung kekeliruan. Video ini ternyata memberitakan informasi terkait pengungsian TKI yang bekerja di perkebunan kelapa sawit di Sabah, Malaysia, setelah terjadi konflik antara negara bagian tersebut dengan Filipina pada tahun 2013 lalu.

    Jika mengaitkan klaim dalam video dengan keadaan saat itu, yaitu bahwa TNI akan menyerang Malaysia, juga tidak benar. Melansir dari artikel VOA Indonesia, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi berkoordinasi dengan Komando Daerah Militer (Kodam VI Mulawarman) bertugas mengawasi dan menjaga wilayah utara Kalimantan Timur yang berbatasan langsung dengan negara bagian Sabah dan sebagian kecil Sarawak, termasuk di sebelah timur laut perairan Kalimantan Timur, yang berlokasi tidak jauh dengan Laut Sulu dan batas laut Filipina. Koordinasi yang dilakukan adalah menahan arus tenaga kerja asal Indonesia yang akan masuk ke Sabah. Jadi klaim penyerangan dan perang yang akan pecah antara Indonesia dengan Malaysia adalah keliru.

    Jumlah pengungsi yang disebutkan di dalam video juga keliru. Jumlah TKI yang diungsikan bukan berjumlah 6000, melainkan 600 orang.

    Jadi dapat disimpulkan, video dengan klaim yang menyebutkan bahwa TNI akan menyerbu Malaysia dan perang akan pecah, merupakan hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya, tidak ada informasi tentang penyerangan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Malaysia. Video ini berisi berita tentang pengungsian TKI di Sabah, Malaysia pada tahun 2013 lalu.

    Faktanya, tidak ada informasi tentang penyerangan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Malaysia. Video ini berisi berita tentang pengungsian TKI di Sabah, Malaysia pada tahun 2013 lalu.

    Rujukan

    https://www.voaindonesia.com/a/enam-ratus-tki-di-sabah-diungsikan-ke-lokasi-yang-aman/1614577.html

    Publish date : 2022-08-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.