Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Cara Mengidentifikasi Ular Berbisa Dengan Cara Melihat Bentuk Kepalanya
    Misleading Content

    [SALAH] Cara Mengidentifikasi Ular Berbisa Dengan Cara Melihat Bentuk Kepalanya

    Jane DoePublish date2022-07-31
    Share
    Facebook

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    “Cara membedakan ular berbisa dengan yang tidak berbisa: tips yang bisa menyelamatkan nyawa di hutan”.

    “Anda mungkin pernah mendengar bahwa ular berbisa memiliki kepala berbentuk segitiga, sedangkan ular yang tidak berbisa memiliki kepala oval”.

    “Di sisi lain, ular berbisa harus memiliki kantung racun yang terlihat seperti benjolan berdaging di sisi kepala mereka. Karena itu, jika Anda melihat ular dengan kepala segitiga yang jelas di depan Anda, lebih baik menjauh darinya”.

    HASIL CEK FAKTA

    Situs Tech Insider Rusia menerbitkan artikel yang memberitahu cara-cara untuk membedakan ular berbisa dan yang tidak berbisa, salah satunya dengan cara melihat bentuk kepalanya. Artikel tersebut memberikan klaim bahwa ular berbisa cenderung memiliki bentuk kepala oval dan memiliki kantung racun seperti benjolan daging di sisi kepalanya, sedangkan ular yang tidak berbisa memiliki bentuk kepala oval.

    Informasi ini telah banyak diunggah di beberapa sosial media seperti Facebook dan Twitter dengan berbagai macam bahasa, salah satunya bahasa Thailand dan telah dibagikan ulang sebanyak 1,200 kali, serta disukai oleh 10,000 orang.

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut menyesatkan. dr. Taksa Vasaruchapong, dokter hewan spesialis Thailand yang beroperasi di bawah Palang Merah Thailand, melakukan wawancara dengan AFP dan mengatakan bahwa cara tersebut tidak akurat. Beliau menambahkan bahwa bentuk kepala tidak ada hubungannya dengan apakah ular tersebut berbisa atau tidak. Salah satu contohnya adalah ular kobra yang sangat berbisa namun memiliki bentuk kepala bulat dan tidak memiliki benjolan di sisi kepalanya.

    Informasi tersebut telah dibahas oleh AFP Fact Check dengan judul “Thai posts mislead on ‘how to identify venomous and non-venomous snakes'” dan dikategorikan sebagai misleading.

    Dengan demikian, informasi yang ditulis oleh situs Tech Insider Rusia merupakan konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Informasi yang menyesatkan. Tidak semua ular bisa diketahui jenisnya dengan cara melihat bentuk kepalanya, dan tidak ada satu cara identifikasi khusus yang bisa diaplikasikan ke semua ular.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.32EV8YM

    Publish date : 2022-07-31

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.