Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Teknologi Kloning Manusia, Perempuan Tidak Perlu Hamil untuk Punya Anak
    Misleading Content

    [SALAH] Teknologi Kloning Manusia, Perempuan Tidak Perlu Hamil untuk Punya Anak

    Jane DoePublish date2022-07-30
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar sebuah video di Twitter dengan narasi dalam bahasa Mandarin, yang mengklaim adanya teknologi kloning manusia sehingga perempuan tidak perlu mengandung hamil lagi untuk mempunyai anak, bayi dapat dikandung dalam tas. Informasi yang dibagikan tersebut juga mengklaim bahwa teknologi tersebut telah digunakan selama bertahun-tahun.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, video yang dibagikan tersebut merupakan video yang dibuat oleh seorang Content Creator asal Brazil bernama Mariane Carolina Rossi di channel YouTube Sweet Carol. Ia mengonfirmasi kepada AFP bahwa video tersebut bertujuan untuk menyimulasikan pecahnya kantung ketuban pada saat persalinan dengan menggunakan boneka realistis yang dimasukkan dalam plastik besar berisi air. Video asli terdapat pada TikTok dan YouTube dia.

    Hingga saat ini tidak ada teknologi kloning manusia. Menurut Institut Riset Genom Manusia Nasional AS, teknologi kloning manusia masih fiksi dan tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa terdapat ilmuan yang dapat mengloning embrio manusia.

    Dengan demikian klaim Teknologi Kloning Manusia, Perempuan Tidak Perlu Hamil untuk Punya Anak merupakan hoaks dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Fathia IS.

    Klaim tersebut salah, faktanya video yang dibagikan di Twitter tersebut dibuat oleh seorang Content Creator asal Brazil, Mariane Carolina Rossi. Ia mengaku membuat video tersebut untuk menyimulasikan pecahnya kantung ketuban pada saat persalinan dengan menggunakan boneka yang terlihat sangat realistis, itu bukanlah kloning Manusia.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.32ED6ZY

    https://www.genome.gov/about-genomics/fact-sheets/Cloning-Fact-Sheet#:~:text=Have%20humans%20been%20cloned%3F

    Publish date : 2022-07-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.