Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Dua Orang Ini Sudah 100 Tahun Meninggal, Tetapi Mereka Bisa Hidup Kembali.
    Misleading Content

    [SALAH] Dua Orang Ini Sudah 100 Tahun Meninggal, Tetapi Mereka Bisa Hidup Kembali.

    Jane DoePublish date2022-07-23
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar sebuah postingan di Facebook oleh akun Ani Alestari dengan narasi ” Subhanallah, Dua Orang Ini Sudah 100 Tahun Meninggal, Tetapi Mereka Bisa Hidup Kembali”. Postingan tersebut memuat tautan berisi foto yang diklaim sebagai dua oang yang hidup kembali setelah meninggal selama 100 tahun.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Periksa Fakta AFP, adanya klaim dua orang yang sudah 100 tahun meninggal tetapi mereka bisa hidup kembali merupakan klaim yang menyesatkan.

    Pencarian gambar terbalik di Google menemukan bahwa foto itu pernah dimuat di artikel yang diterbitkan di sebuah situs blog wisata pada tanggal 26 Agustus 2014. Artikel blog itu berjudul: “Wisata Horror di Toraja”.

    Artikel blog wisata itu menjelaskan tentang ritual Ma’nene di Tana Toraja, yaitu upacara tradisional di mana masyarakat Toraja membersihkan jenazah keluarga mereka yang telah diawetkan. Dalam ritual Ma’nene, yang biasanya dilakukan sebelum atau sesudah panen di bulan Agustus, masyarakat Toraja mengeluarkan jenazah keluarga yang diawetkan dari kuburan, membersihkan dan mendandani mereka dengan pakaian favorit untuk menghormati roh mereka.

    Amos Sumbung, yang menulis artikel blog tahun 2014 itu, mengatakan kepada AFP bahwa dia adalah asli Toraja dan foto-foto yang diunggah di blognya diambil saat acara ritual Ma’nene di Toraja di bulan Agustus 2014.

    “Fotonya diambil oleh penduduk sekitar tempat Ma’nene di kampung saya. Kebetulan mereka adalah sepupu saya,” kata Amos pada tanggal 19 Juli 2022.

    KESIMPULAN

    Faktanya, BUKAN hidup kembali. Foto itu menunjukkan Ma’nene, ritual tradisional membersihkan mayat yang diawetkan di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

    Rujukan

    https://jelajahpapua.wordpress.com/2014/08/26/wisata-horor-di-toraja/

    https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.32F394B

    Publish date : 2022-07-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.