Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Mahasiswa Zambia Dipukuli Warga Cina Karena Berpacaran dengan Gadis Cina
    Misleading Content

    [SALAH] Mahasiswa Zambia Dipukuli Warga Cina Karena Berpacaran dengan Gadis Cina

    Jane DoePublish date2022-07-23
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Twitter @mosayanni (edet did not live in calabar) mengunggah video yang memperlihatkan seorang pria kulit hitam dipukuli oleh warga. @mosayami memberikan keterangan bahwa kejadian tersebut merupakan WNA Cina yang memukuli mahasiswa Zambia karena berpacaran dengan gadis Cina. Terlebih lagi, para pengeroyok itu juga diklaim mengejek negara asal pria tersebut dan mengatakan bahwa orang Afrika tidak boleh ada di Cina.

    Video yang diunggah pada 9 Juli lalu tersebut telah disukai sebanyak 550 kali, dan telah dibagikan serta dikutip ulang sebanyak hampir 600 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, pria yang dipukuli tersebut merupakan pencuri yang gagal melakukan perampokan, bukan seorang mahasiswa Zambia yang dipukul karena berpacaran dengan gadis Cina.

    Video yang sama persis sudah beredar di media sosial sejak 2016 lalu. Salah satu akun berita Mandarin bernama JB情報网 (JBReport) mengunggah video pemukulan itu dan menulis keterangan bahwa pria tersebut merupakan “perompak”. Terlebih lagi, laman lainnya bernama World of Buzz telah menulis artikel berita tersebut dengan judul “Thief with Parang Beaten into a Bloody Mess After a Failed Robbery in Sarawak”.

    Informasi serupa juga pernah dibahas oleh turnbackhoax.id dengan judul “A Zambian student in China was beaten to death” dan mengkategorikannya sebagai disinformation.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @mosayanni (edet did not live in calabar) merupakan konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Hoaks berulang. Pria yang dipukuli di video tersebut merupakan pencuri yang gagal melakukan perampokan, bukan mahasiswa Zambia. Selain itu, kejadian tersebut ada di Malaysia, bukan Cina.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/JBReport/posts/517845278410355

    https://worldofbuzz.com/thief-parang-beaten-bloody-mess-failed-robbery-sarawak/

    https://turnbackhoax.id/2018/09/28/false-a-zambian-student-in-china-was-beaten-to-death/

    Publish date : 2022-07-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.