Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video Banyak Domba Mati di Idaho, Amerika Serikat
    False Context

    [SALAH] Video Banyak Domba Mati di Idaho, Amerika Serikat

    Jane DoePublish date2022-06-29
    Share
    Facebook

    Berita

    “Last week thousands of cattle dropped dead all at the same time in Kansas, now this week sheep in Idaho. Who is doing this?”

    “Minggu lalu ribuan sapi mati secara bersamaan di Kansas, sekarang minggu ini domba di Idaho. Siapa yang melakukan ini?”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter Pamela Hensley (@PamelaHensley22) mengunggah cuitan berupa video banyak domba yang mati di Idaho, Amerika Serikat. Cuitan yang diunggah pada 20 Juni 2022 mendapat atensi berupa 17,6 rb suka dan 8,8 rb retweet.

    Berdasarkan hasil penelusuran, video cuitan itu bukanlah peristiwa yang terjadi di Amerika Serikat bulan Juni 2022. Video yang sama pernah diunggah oleh media asal Georgia, JNews.ge, melalui laman Facebook resminya pada 10 Agustus 2021 dengan narasi “‼️Из-за грозы на горе Абул, пало 530 голов овец” yang artinya “️Karena badai petir di Gunung Abul, 530 domba jatuh”.

    Lebih lanjut, mengutip dari Agenda.ge, sekitar 550 domba mati saat badai petir terjadi pada 9 Agustus 2021 di Mount Abul, Ninotsminda, Georgia. Penggembala mengatakan bahwa petir telah menyambar dua kali sehingga domba-domba itu jatuh dan meminta bantuan dari Balai Kota Ninotsminda. Namun, Wakil Walikota Ninotsminda Artavaz Tonoiani mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki konfirmasi resmi bahwa cuaca benar-benar menjadi penyebabnya.

    “Penyebab akan ditentukan oleh dokter hewan. Satu-satunya yang bisa kita lakukan sekarang adalah mengalokasikan tempat dimana domba-domba yang mati akan dikuburkan,” jelasnya.

    Dengan demikian, cuitan akun Twitter Pamela Hensley (@PamelaHensley22) dikategorikan sebagai Konteks yang Salah.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Bukan peristiwa kematian domba yang terjadi di Amerika Serikat bulan Juni 2022. Video tersebut adalah ratusan domba yang mati karena badai petir di Georgia pada 9 Agustus 2021.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/watch/?v=2941506409405331&t=25

    https://agenda.ge/en/news/2021/2299

    Publish date : 2022-06-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.