Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks Mendes Minta Warung di Desa Ditutup Agar Masyarakat Belanja di Kopdes
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks Mendes Minta Warung di Desa Ditutup Agar Masyarakat Belanja di Kopdes

    Jane DoePublish date2026-08-03
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Mendes PDT Yandri Susanto meminta warung di pedesaan ditutup agar masyarakat belanja di Kopdes. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Juli 2026.
    Dalam postingannya terdapat foto Mendes Yandri dengan narasi:
    "Pemerintah berharap warung/toko di pedesaan di tutup, supaya masyarakat desa belanja di koperasi desa"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Mendes menghimbau setelah Koperasi Desa Merah Putih beroperasi, beliau berharap Warung/Toko  tutup, supaya masyarakat Desa berbelanja di Koperasi Desa."
    Lalu benarkah postingan Mendes PDT Yandri Susanto meminta warung di pedesaan ditutup agar masyarakat belanja di Kopdes?
     
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Yandri Susanto. Bantahan itu disampaikan dalam website Kemendesa.go.id pada 1 Agustus 2026.
    "Saya tidak pernah memberikan pernyataan itu, oleh karenanya masyarakat jangan percaya dengan informasi menyesatkan dan tidak berdasar itu," kata Yandri.
    "Konten itu tidak benar, menyesatkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Saya tegaskan isinya di luar dari tanggung jawab Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal," katanya menambahkan.
    Menyikapi beredarnya berita bohong dan provokatif tersebut, Mendes Yandri telah menempuh jalur hukum untuk diproses oleh Kepolisian RI terhadap penyebaran konten-konten negatif di media sosial dengan muatan yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.
    "Selalu gunakan prinsip 'Saring sebelum Sharing' dan verifikasi informasi atau kabar melalui saluran resmi Pemerintah," ujarnya.

    HASIL CEK FAKTA

    KESIMPULAN


    Postingan Mendes PDT Yandri Susanto meminta warung di pedesaan ditutup agar masyarakat belanja di Kopdes adalah hoaks.

    Rujukan

    https://kemendesa.go.id/berita/mendes-yandri-minta-masyarakat-waspadai-konten-medsos-yang-menyesatkan-id

    Publish date : 2026-08-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.