Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Rekrutmen Pendamping PKH 2026
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Rekrutmen Pendamping PKH 2026

    Jane DoePublish date2026-07-29
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen pendamping PKH 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 27 Juli 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "KABAR GEMBIRA
    Yang sudah menanti rekrutmen pendamping Sosial PKH untuk thn 2026
    Lowongan kerja di Kemensos dibuka dalam rangka pemenuhan kebutuhan SDM pelaksana PKH daerah, khususnya pendamping sosial PKH atau program keluarga harapan.
    Pendaftaran dilaksanakan secara online melalui LINK dibawah👉👇👇
    https://w3.daftarkan-segera2026.online/"
    Unggahan turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "REKRUTMEN BESAR BESARAN KEMENTERIAN SOSIAL PENDAMPING SOSIAL PKH SELURUH INDONESIA
    Pendamping Sosial PKH Kemensos (1773 Formasi)
    Keuntungan:
    Gaji pokok
    Tunjangan dan bonus
    Insentif
    Dan banyak lagi lainnya"
    Unggahan disertai link daftar. Jika link tersebut diklik, akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen pendamping PKH 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran rekrutmen pendamping PKH 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui akun Instagram resminya @kemensosri.
    Kemensos berulangkali mengunggah informasi mengenai hoaks rekrutmen pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yakni pada 2024 dan 2025. Kemensos menyampaikan, tidak sedang membuka rekrutmen pendamping PKH.
    Dalam unggahannya, Kemensos menyatakan, informasi resmi hanya diumumkan melalui situs dan media sosial resmi @kemensosri.
    "Jangan sampai tertipu. Pastikan informasi yang terima berasal dari sumber yang valid," demikian tulis Kemensos.
    Penelusuran juga mengarah pada artikel dari Kapan Lagi berjudul "Cara Daftar Pendamping PKH: Panduan Lengkap Persyaratan dan Prosedur Pendaftaran".
    Artikel ini menjelaskan, pendamping PKH berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam memastikan program berjalan efektif. Mereka bertanggung jawab melakukan verifikasi data, memberikan pendampingan sosial, dan memfasilitasi akses keluarga penerima manfaat ke layanan kesehatan serta pendidikan.
    Prosedur pendaftaran pendamping PKH umumnya dilakukan secara bertahap dengan sistem yang terorganisir. Proses ini dimulai dari pengumuman kebutuhan rekrutmen hingga penempatan di lokasi tugas, dengan melibatkan berbagai tingkatan mulai dari Dinas Sosial daerah hingga Kementerian Sosial pusat.
     

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran rekrutmen pendamping PKH 2026, tidak benar.

    Rujukan

    https://www.instagram.com/p/DDJCt03vrQ2/?hl=id

    https://www.instagram.com/p/DLcOFxnxrpf/

    https://www.kapanlagi.com/feeds/cara-daftar-pendamping-pkh-panduan-lengkap-persyaratan-dan-prosedur-pendaftaran-9a156d211c.html      

    Publish date : 2026-07-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.