Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek fakta, laki-laki tidak perlu mendapatkan vaksin HPV
    CekFakta

    Cek fakta, laki-laki tidak perlu mendapatkan vaksin HPV

    Jane DoePublish date2026-05-05
    ANTARA News
    Share
    Facebook

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook mengeklaim bahwa laki-laki tidak perlu mendapatkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) karena tidak memiliki rahim atau serviks.

    Unggahan tersebut menyertakan narasi yang menyatakan bahwa vaksin HPV hanya dibutuhkan perempuan untuk mencegah kanker serviks, sehingga laki-laki dianggap tidak perlu divaksin.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Tapi pada akhir-akhir ini, kira-kira 1 dekade ini, penelitian berlanjut pada laki-laki. Nah laki-laki kan nggak punya serviks, laki-laki kan enggak punya rahim. Kenapa disamakan? Kenapa disuntik?”

    Namun, benarkah laki-laki tidak perlu mendapatkan vaksin HPV?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari otoritas kesehatan maupun media kredibel yang mendukung klaim tersebut.

    Justru, Prof. Hartono Gunardi dari Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia, dilansir dari ANTARA, menegaskan bahwa vaksin HPV penting diberikan kepada laki-laki maupun perempuan sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus HPV.

    Ia juga menegaskan virus HPV dapat menginfeksi siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, dan dapat menular melalui kontak kulit maupun selaput lendir.

    Pada laki-laki, infeksi HPV juga dapat menyebabkan berbagai jenis kanker, seperti kanker tenggorokan, anus, hingga kanker penis.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Oleh karena itu, vaksinasi HPV tidak hanya bertujuan melindungi perempuan dari kanker serviks, tetapi juga melindungi laki-laki dari risiko infeksi dan penularan virus tersebut.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut laki-laki tidak perlu mendapatkan vaksin HPV adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.facebook.com/share/v/18MfXpv8Cx/?mibextid=wwXIfr

    Publish date : 2026-05-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.