Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di platform X menarasikan serangan udara telah berhasil dan target telah dieliminasi, serta menyebut hari itu sebagai kemenangan bagi dunia.
Unggahan tersebut menampilkan foto yang diklaim memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berada di antara reruntuhan, dikelilingi tiga orang yang mengenakan rompi dan helm kerja.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Airstrike was successful. The target has been eliminated. Today marks a victory for the world.”
Namun, benarkah foto PM Israel Netanyahu terkena serangan Iran tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unggahan tersebut menampilkan foto yang diklaim memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berada di antara reruntuhan, dikelilingi tiga orang yang mengenakan rompi dan helm kerja.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Airstrike was successful. The target has been eliminated. Today marks a victory for the world.”
Namun, benarkah foto PM Israel Netanyahu terkena serangan Iran tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
HASIL CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi resmi yang menyatakan Netanyahu terkena serangan Iran.
Pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation juga mengindikasikan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas 99,7 persen sebagai hasil kecerdasan buatan, terlihat dari kejanggalan pada tekstur kulit, detail tangan atau sarung tangan, serta logo dan patch pada rompi yang tidak jelas.
Sebelumnya, Netanyahu di media sosial resminya menyebut “Operasi Singa Mengaum” Israel yang memasuki hari ketiga agresi negeri itu ke Iran.
Dengan demikian, foto PM Israel Netanyahu terkena serangan Iran pada 3 Maret merupakan suntingan.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Foto PM Israel Netanyahu terkena serangan Iran pada 3 Maret
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation juga mengindikasikan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas 99,7 persen sebagai hasil kecerdasan buatan, terlihat dari kejanggalan pada tekstur kulit, detail tangan atau sarung tangan, serta logo dan patch pada rompi yang tidak jelas.
Sebelumnya, Netanyahu di media sosial resminya menyebut “Operasi Singa Mengaum” Israel yang memasuki hari ketiga agresi negeri itu ke Iran.
Dengan demikian, foto PM Israel Netanyahu terkena serangan Iran pada 3 Maret merupakan suntingan.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Foto PM Israel Netanyahu terkena serangan Iran pada 3 Maret
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
KESIMPULAN
Rujukan
Publish date : 2026-03-06

