Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 5 November 2026.
Berikut isi unggahannya:
"CPNS & PPPK tahun 2026 resmi dibuka!
FORMASI UMUM
-Tenaga Administrasi
-Tenaga Kesehatan
-Tenaga teknis
-Tenaga pendidikan
-Formasi Umum & Khusus
PERSYARATAN UMUM
-Warga Negara Indonesia (WNI)
-Usia Minimal 18 tahun
-Pendidikan SMA/SMK, D3 ,D4 ,S1 ,S2
-Sehat jasmani & rohani
-Tidak pernah dipidana
-Tidak pernah diberhentikan tidak hormat
TAHAPAN SELEKSI
-Seleksi administrasi
-SKS (CAT BKN)
-SKB
-Pengumuman Kelulusan
Untuk pendaftaran silakan langsung klik link yang ada di bio .... !!!!"
Unggahan disertai menu pendaftaran. Saat link pendaftaran diklik akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama hingga nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
HASIL CEK FAKTA
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran CPNS 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Menpan RB Beri Bocoran Seleksi CPNS 2026, Ada Buat Fresh Graduate?" yang tayang pada 11 Februari 2026.
Dalam artikel ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini menyatakan rencana pembukaan seleksi CPNS 2026 masih dalam tahap penghitungan dan pembahasan lintas kementerian. Saat ini, pemerintah tengah memetakan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) sejalan dengan arah kebijakan Presiden.
Rini menjelaskan, Kemenpan RB sedang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menghitung kebutuhan formasi secara menyeluruh. Perhitungan tersebut juga mempertimbangkan kemampuan anggaran negara serta kompetensi yang dibutuhkan untuk mendukung program prioritas Presiden.
"ASN ke depan tentu harus kita hitung betul. Kami juga sedang komunikasi dengan Kementerian Keuangan, karena kita harus menghitung kebutuhan ASN untuk mendukung Asta Cita Bapak Presiden. Kompetensi apa saja yang dibutuhkan," ujar Rini di Kemenpan RB, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, penentuan jumlah formasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah perlu memastikan jenis kompetensi yang benar-benar dibutuhkan, terlebih setelah adanya perubahan struktur organisasi di sejumlah instansi pemerintah.
Penelusuran juga mengarah pada artikel berita Liputan6.com berjudul "Viral Pendaftaran Seleksi CPNS 2026, Simak Panduan Pendaftarannya".
Artikel ini menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN yakni https://sscasn.bkn.go.id.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim pendaftaran CPNS 2026, tidak benar.
Publish date : 2026-02-12

