Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Mengecek Status Penerima BSU Januari 2026
    CekFakta

    Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Mengecek Status Penerima BSU Januari 2026

    Jane DoePublish date2026-01-18
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan di media sosial klaim link untuk mengecek status penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) Januari 2026. Informasi tersebut diunggah di salah satu akun Facebook pada 12 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Cara cek penerima BSU di bulan Januari 2026 via Kemanker dan BPJS ketenagakerjaan
    BSU CAIR DI BULAN INI SAMPAI AKHIR TAHUN 2026"
    Unggahan disertai poster dengan tulisan: 
    "Bantuan Subsidi Upah Rp950 Ribu
    Cek Nama Anda, Terdaftar atau Tidak Ya?
    Subsidi gaji untuk pekerja swasta dengan penghasilan di bawa Rp 5jt akan di salurkan akan di ambil dari data peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek)
    Gimana cara cek Silahkan klik link Pendaftaran Resmi Kami
    Klik Daftar Sekarang Juga!!"
    Unggahan disertai menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://registernow.cek-verif.online/?fbclid=IwY2xjawPZb7RleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFKekwwQ3pkRVdVd3lQbXRoc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHkQfEelpe2fXn9Wg82MROHktoxaylwWQX1ZI5-vWBn8qw14HieXibO4pxM5N_aem_KL-gXxxfUg3MgrMPBXPGCA"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status penerima BSU Januari 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link untuk mengecek status penerima BSU Januari 2026. Penelusuran mengarah ke artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Ramai Info BSU 2026, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan Resmi" yang tayang pada 7 Januari 2026.
    Dalam artikel ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai maraknya informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026. Informasi menyesatkan tersebut umumnya disertai tautan pendaftaran tidak resmi yang berpotensi mengarah pada penipuan.
    Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengatakan klarifikasi ini perlu disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga sejumlah pemberitaan yang mencatut Program BSU 2026. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
    "Kami mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri," kata Faried dikutip dari Antara, Rabu (7/1/2026).
    Ia menegaskan, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menyikapi setiap informasi terkait BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah. Menurutnya, modus penipuan kerap memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap program bantuan pemerintah.
    "Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan," ujar Faried.
     

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek status penerima BSU Januari 2026, tidak benar.

    Publish date : 2026-01-18

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.