Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Menyesatkan: Nadiem Makarim Setor Uang Rp 450 T ke Jokowi
    CekFakta

    Menyesatkan: Nadiem Makarim Setor Uang Rp 450 T ke Jokowi

    Jane DoePublish date2026-01-15
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita

    VIDEO dengan klaim mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menyetor uang ke mantan Presiden Joko Widodo, beredar di Twitter atau X [arsip] dan Facebook di awal Januari 2026. 

    Video berdurasi 15 detik itu menayangkan tiga orang pria. Satu di antaranya mengatakan bahwa Nadiem Makarim sudah menyetor Rp 450 triliun kepada Jokowi yang disaksikan kedua putranya, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka. Penyetoran uang itu terkait proyek pengadaan Chromebook yang kini menyeret Nadiem Makarim sebagai terdakwa dugaan kasus korupsi. Pria itu mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi segera mengadili Presiden RI ke-7 tersebut.



    Artikel ini akan memverifikasi dua hal. Pertama, benarkah video pria yang menyatakan Nadiem Makarim menyetor uang Rp 450 T ke Jokowi? Kedua, benarkah ada pernyataan Nadiem terkait gratifikasi ke Jokowi?

    HASIL CEK FAKTA

    Tempo memverifikasi video tersebut menggunakan fitur pencarian gambar terbalik Google dan pemberitaan media kredibel.  

    Potongan konten yang beredar, sebenarnya bersumber dari video Reborn TV berjudul “Gempur Kpk, Tangkap & Adili Jokowi” yang tayang pada 29 September 2025. Video utuhnya berdurasi 15 menit 19 detik. Isinya mengajak masyarakat untuk berdemonstrasi di depan Gedung KPK pada 2 Oktober 2025.

    Eka Jaya, Ketua Umum Pengacara Jawara Bela Ummat (PEJABAT), merupakan sosok pria yang berbicara dalam potongan video tersebut. Konten yang beredar sengaja memotong rekaman pada durasi 07.28 hingga 09.39 saat Eka mengulas pengadaan Chromebook pada masa jabatan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.



    Pada video utuhnya, pria tersebut mengatakan:

    Mari sama-sama kita membersamai para tokoh hadir tanggal 2 Oktober 2025 di gedung KPK pukul 13 sampai dengan selesai. Ya, kita akan memberikan pressure kepada KPK untuk bisa bergerak dengan tegas menangkap Jokowi dan antek-anteknya. Karena Jokowi inilah biang kerok daripada rusaknya bangsa ini. ………….. Apapun itu, baik dari berbagai macam hal, terutama yang akhir-akhir ini masalah dana haji ya yang dikorupsi luar biasa oleh Menteri Agama, mantan Menteri Agama Yaqut dan juga Jokowi. 84.000 Ribu jemaah haji tahun ini tidak bisa berangkat karena hak mereka dirampas dan dirampok oleh Jokowi dan Yaqut. 

    Itu belum seberapa. Bagaimana dengan Raja Ampat yang sudah dikuras? Belum lagi dengan setoran-setoran. Nadiem Makarim mengatakan, "Saya sudah menyetor 450 triliun kepada Jokowi dengan disaksikan Kaesang dan Gibran anaknya.” Kurang apalagi coba? Coba kepada KPK. Kalau tidak mampu lebih baik KPK pimpinannya mundur secara teratur biar diganti oleh orang-orang yang baik…..

    Benarkah Nadiem Makarim Pernah Menyatakan Telah Menyetor Rp 450 T ke Jokowi?

    Hingga artikel ini diterbitkan, tidak ada bukti-bukti bahwa Nadiem Makarim menyampaikan telah menyetorkan dana pengadaan Chromebook sebesar Rp 450 triliun ke Jokowi. 

    Demikian juga dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, tidak muncul keterangan adanya gratifikasi atau setoran ke Jokowi sebesar Rp 450 triliun. Nilai ini juga jauh melampaui nilai proyek pengadaan di Kemendikbud Ristek periode 2019-2022 sebesar Rp 9,3 triliun. Total kerugian di kasus korupsi laptop Chromebook diperkirakan mencapai Rp 1,9 triliun

    Menurut laporan Tempo, eks Menteri Pendidikan Nadiem memang pernah menyinggung nama mantan Presiden Joko Widodo saat membacakan nota keberatan pribadinya di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 5 Januari 2026.

    Namun saat itu Nadiem tengah menjelaskan tentang tugas berat yang diberikan Jokowi agar secepatnya melaksanakan digitalisasi pendidikan. “Pak Jokowi memberikan saya tugas yang berat dan penting: untuk secepatnya melaksanakan digitalisasi di dunia pendidikan agar anak Indonesia tidak ketinggalan dalam era digital,” kata Nadiem. Tidak ada pernyataan Nadiem bahwa ia menyetorkan Rp 450 triliun ke Jokowi yang disaksikan kedua anaknya.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, klaim bahwa seorang aktivis menyatakan telah menyetorkan uang sebesar Rp 450 triliun kepada Jokowi adalah menyesatkan.

    Rujukan

    https://x.com/B16R4h/status/2010335825041707390

    https://perma.cc/J337-769N

    https://www.facebook.com/reel/2363875880681105

    https://www.youtube.com/watch?v=iSvNDaDmxk0

    https://posmetro.co/2021/02/07/ustadz-eka-jaya-dilantik-sebagai-ketua-umum-ormas-pejabatdi-mubes-i/ /cdn-cgi/l/email-protection#1a797f717c7b716e7b5a6e7f776a7534797534737e

    Publish date : 2026-01-15

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.