Berita
VIDEO dengan klaim aksi demonstrasi umat Islam di Surabaya membawa bendera Israel beredar di media sosial X [arsip], Facebook (akun satu, dua, tiga) dan Instagram sejak awal Januari 2026.
Dalam video pendek berdurasi 17 detik itu, seorang peserta aksi sambil berjalan mengatakan bahwa di Surabaya ribuan umat Islam turun melakukan aksi damai. “Kita bawa bendera Israel sebagai tanda kita ingin damai, bukan benci. Allahu Akbar! Islam agama damai! Semoga dunia dengar pesan kita,” ucapnya.
Namun, benarkah ada demo umat islam membawa bendera Israel di Surabaya?
Dalam video pendek berdurasi 17 detik itu, seorang peserta aksi sambil berjalan mengatakan bahwa di Surabaya ribuan umat Islam turun melakukan aksi damai. “Kita bawa bendera Israel sebagai tanda kita ingin damai, bukan benci. Allahu Akbar! Islam agama damai! Semoga dunia dengar pesan kita,” ucapnya.
Namun, benarkah ada demo umat islam membawa bendera Israel di Surabaya?
HASIL CEK FAKTA
Tempo memverifikasi video tersebut menggunakan fitur pencarian gambar terbalik Google, pemberitaan media kredibel dan perangkat deteksi akal imitasi. Hasilnya, video yang beredar tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI).
Video itu memuat tanda air akun TikTok @rutdangi2. Setelah ditelusuri, akun tersebut membagikan video itu pada 9 Januari 2026. Akun tersebut adalah akun pro-Israel karena beberapa kali membagikan video yang mempromosikan bahwa damai diciptakan oleh Israel.
Tempo menemukan sejumlah kejanggalan pada video yang disebut aksi warga Surabaya membawa bendera Israel. Pada detik 0:03 hingga 0:07, orang-orang yang berada di atas truk terlihat mematung karena tidak bergerak sama sekali.
Spanduk yang terpasang di depan truk bertuliskan “Islam Agama Dama”. Tidak ada huruf “i” yang seharusnya membentuk kata “damai”. Selain itu, ucapan pria yang yang sedang berbicara di depan kamera, tidak sinkron dengan gerak bibirnya.
Anomali pada konten semacam ini, menjadi salah satu ciri bahwa video tersebut dibuat dengan AI.
Berikutnya, Tempo menganalisis video itu dengan alat deteksi AI Hive Moderation. Alat itu menyimpulkan kemungkinan elemen AI pada video sebesar 99 persen.
Sementara hasil analisis dengan alat deteksi Zhuque AI Detection, video itu dihasilkan dengan AI sekitar 47,38 persen.
Aksi Solidaritas untuk Palestina di Surabaya
Aksi solidaritas terhadap Palestina dan mengecam genosida Israel terhadap penduduk di Gaza, berlangsung beberapa kali di Surabaya pada 2025. Pertama terjadi pada 2 Februari 2025. Menurut Suara Surabaya, aksi bela Palestina tersebut berlangsung dengan long march dan berakhir di Gedung Grahadi.
Aksi berikutnya terjadi pada 28 Maret 2025 dan 19 April 2025 yang juga dipusatkan di Gedung Grahadi, menurut Antara.
Dalam berbagai aksi tersebut, tidak ada warga yang membawa bendera Israel. Selain itu, juga tidak ada aksi untuk membela Israel di Surabaya hingga artikel ini diturunkan.
Video itu memuat tanda air akun TikTok @rutdangi2. Setelah ditelusuri, akun tersebut membagikan video itu pada 9 Januari 2026. Akun tersebut adalah akun pro-Israel karena beberapa kali membagikan video yang mempromosikan bahwa damai diciptakan oleh Israel.
Tempo menemukan sejumlah kejanggalan pada video yang disebut aksi warga Surabaya membawa bendera Israel. Pada detik 0:03 hingga 0:07, orang-orang yang berada di atas truk terlihat mematung karena tidak bergerak sama sekali.
Spanduk yang terpasang di depan truk bertuliskan “Islam Agama Dama”. Tidak ada huruf “i” yang seharusnya membentuk kata “damai”. Selain itu, ucapan pria yang yang sedang berbicara di depan kamera, tidak sinkron dengan gerak bibirnya.
Anomali pada konten semacam ini, menjadi salah satu ciri bahwa video tersebut dibuat dengan AI.
Berikutnya, Tempo menganalisis video itu dengan alat deteksi AI Hive Moderation. Alat itu menyimpulkan kemungkinan elemen AI pada video sebesar 99 persen.
Sementara hasil analisis dengan alat deteksi Zhuque AI Detection, video itu dihasilkan dengan AI sekitar 47,38 persen.
Aksi Solidaritas untuk Palestina di Surabaya
Aksi solidaritas terhadap Palestina dan mengecam genosida Israel terhadap penduduk di Gaza, berlangsung beberapa kali di Surabaya pada 2025. Pertama terjadi pada 2 Februari 2025. Menurut Suara Surabaya, aksi bela Palestina tersebut berlangsung dengan long march dan berakhir di Gedung Grahadi.
Aksi berikutnya terjadi pada 28 Maret 2025 dan 19 April 2025 yang juga dipusatkan di Gedung Grahadi, menurut Antara.
Dalam berbagai aksi tersebut, tidak ada warga yang membawa bendera Israel. Selain itu, juga tidak ada aksi untuk membela Israel di Surabaya hingga artikel ini diturunkan.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, klaim bahwa ada demo umat Islam membawa bendera Israel di Surabaya adalah keliru.
Rujukan
https://x.com/LurahYudea/status/2009503712113512956
https://www.facebook.com/reel/1110412194393581
https://www.facebook.com/reel/861612596509194
https://www.facebook.com/reel/892993236568507
https://www.instagram.com/reels/DTSPuIxlZ0h
https://www.tiktok.com/@rutdangi2/video/7593142098342235399
https://matrix.tencent.com/ai-detect/ai_gen
https://www.antarafoto.com/id/view/2487929/aksi-bela-palestina-di-surabaya
Publish date : 2026-01-14

