[SALAH] Seorang Suporter Meninggal Pada Laga Tira-Persikabo VS Persija

Sumber: kompasnews.com
Tanggal publish: 17/07/2019

Berita

Tersebar berita telah meninggalnya seorang suporter pada laga Tira-Persikabo VS Persija pada 16 Juli 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Pada laga tersebut sempat terjadi kerusuhan di akhir laga. Dari peristiwa kerusuhan itu, diberitakan memakan korban meninggal dari pihak Jakmania. Berikut kutipan narasi pemberitaannya:

Tira-Persikabo VS tamunya Persija Jakarta Tumbalkan Satu Nyawa

KOMPAS News-Laga lanjutan Liga 1 2019 antara Tira-Persikabo melawan tamunya Persija Jakarta,berakhir bentrok. Dikabarkan, satu orang tewas dalam insiden tersebut.
“Ada satu orang tewas, dia (korban, red) lagsung di bawa ke rumah sakit, ” tukas saksi mata,Suhendri pada Kompas News,
‘Selasa (16/7).
Menurutnya, korban yang belum diketahui namanya tersebut menjadi bulan-bulanan karena dianggap provokator.
“Dia dari persija, tapi masuk ke sini (persikabo, red) dan memanas-manasi penonton, ” ucapnya.
Ia bercerita, bentrokan terjadi usai pertandingan. Diawali dari saling ejek antar suporter.
“Awalnya adem-adem saja. Selesai tanding tiba-tiba saling menghina dan mulai saling pukul, ” tukasnya.
Hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian belum memberikan informasi lebih lanjut.
(untung)

Hasil Cek Fakta

Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi itu tidak benar. Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspitasari membantah kabar yang menyebutkan seorang suporter meninggal saat kerusuhan yang terjadi usai laga.

“Tidak ada laporan masuk (soal suporter meninggal). Pertandingan berjalan lancar,” ujar Ita.

Bantahan pun disampaikan oleh perwakilan Manajemen Tira-Persikabo. Media Officer Tira Persikabo, Nandang Permana Sidik menyebutkan bahwa kabar itu hoaks karena ia telah melakukan kunjungan ke rumah sakit dan tidak ditemukan adanya korban jiwa seperti pada kabar yang beredar.

“Kami melakukan kroscek ke RS Cibinong, kami cek di IGD (Instalasi Gawat Darurat), tidak ada (korban meninggal). Kedua, kami kroscek ke RS Cikaret, juga tidak ada. Lalu, di RS EMC, ada satu korban, tapi sudah pulang,” ujar pria yang akrab disapa Kang Pepe.

Nandang mengatakan dirinya sudah menghubungi pihak kepolisian. Namun, sejauh ini, kepolisian belum mendapat laporan mengenai adanya korban meninggal dunia usai laga sore tadi.

“Pihak Kabag Ops dan Intelkam belum menerima kabar (adanya) korban meninggal di daerah hukumnya,” kata Nandang.

Rujukan

  • Mafindo
  • Kompas
  • Tirto.id
  • 3 media telah memverifikasi klaim ini