Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] PRIA PERKOSA SAPI HINGGA MELAHIRKAN ANAK MIRIP MANUSIA
    Misleading Content

    [SALAH] PRIA PERKOSA SAPI HINGGA MELAHIRKAN ANAK MIRIP MANUSIA

    Jane DoePublish date2024-03-22
    Share
    Facebook

    Berita

    “Pria Ini Perkosa Sapi hingga Lahirkan Anak Mirip Manusia, Jangan Kaget”
    bener2 gak habis fikir kok tega yaa :smiling_face_with_tear:

    HASIL CEK FAKTA

    Salah satu akun di media sosial X, membagikan sebuah unggahan yang berupa hasil tangkapan layar dari salah satu artikel dengan judul, “Pria Ini Perkosa Sapi hingga Lahirkan Anak Mirip Manusia, Jangan Kaget”. Unggahan yang juga disertai thread oleh akun @bramkertapati ini, sontak menimbulkan beragam reaksi dari pengguna sosial media lain, setelah lebih dari 3 juta kali penayangan. Lalu, apakah benar ada pria yang telah memperkosa seekor sapi hingga melahirkan anak yang mirip manusia?

    Setelah melakukan penelurusan lebih lanjut mengenai informasi yang beredar tersebut, terdapat sebuah kekeliruan yang terkandung di dalamnya. Pasalnya, artikel yang diunggah oleh laman media telisik.id ini, telah menjelaskan bahwa kasus pemerkosaan sapi ini nyatanya tidak akan mengakibatkan seekor sapi tersebut melahirkan anak yang mirip manusia.

    Di dalam ulasannya, artikel yang diunggah pada 26 Oktober 2022 lalu ini menjelaskan perihal isu yang beredar mengenai sapi yang melahirkan anak mirip manusia, setelah terjadi pemerkosaan kepada sapi yang dilakukan oleh seorang pria di Thailand. Cerita ini sempat viral diantara masyarakat Thailand yang kemudian dihubungkan dengan fenomena spiritual.

    Namun, di akhir ulasannya, artikel ini kemudian mengutip penjelasan ilmiah dari artikel kesehatan milik Thebrighteshub.com yang menyatakan bahwa pada permukaan sperma terdapat reseptor yang bisa melengkapi reseptor di sel telur. Jadi jika reseptor di sperma tidak bisa melengkapi reseptor di sel telur, maka pembuahan tidak akan terjadi. Selain itu binatang yang berasal dari spesies berbeda pun tidak bisa berkembang biak satu sama lain.

    Melansir dari artikel detikHealth, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAACS, Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), juga menuturkan hal yang serupa. Prof Wimpie menuturkan bahwa manusia tidak akan mungkin bisa menghamili binatang. Tindakan bersetubuh dengan binatang hanya dapat diklasifikasi menjadi dua, yaitu apakah seseorang sekedar iseng atau memang telah terjadi penyimpangan seksual (zoophilia).

    Jadi dapat disimpulkan, informasi yang menyebutkan bahwa seorang sapi yang diperkosa manusia dapat melahirkan anak mirip manusia, merupakan informasi yang tidak terbukti dan termasuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Faktanya, kelahiran anak sapi mirip manusia ini tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Berdasarkan penjelasan ilmiah, sperma manusia tidak mungkin dapat menghamili binatang.

    Rujukan

    https://telisik.id/news/pria-ini-perkosa-sapi-hingga-lahirkan-anak-mirip-manusia-jangan-kaget

    https://kupang.tribunnews.com/2017/10/16/alamak-bikin-syok-pria-ini-perkosa-sapi-hingga-melahirkan-anak-mirip-manusia

    https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-1376475/bisakah-manusia-menghamili-binatang

    Publish date : 2024-03-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.