Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Jelang Pemilu Parlemen, Dewan Pers Timor Leste Luncurkan Situs dan Tim Cek Fakta
    CekFakta

    Jelang Pemilu Parlemen, Dewan Pers Timor Leste Luncurkan Situs dan Tim Cek Fakta

    Jane DoePublish date2023-05-18
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pers Timor Leste (Timor-Leste Press Council) atau Conselho de Imprensa de Timor-Leste (CI) meluncurkan tim Timor Leste Fact-check dan website Cek Fakta Timor Leste, https://fact-checking.conselhoimprensa.tl, pada Rabu 17 Mei 2023 lalu.
    Peluncuran Cek Fakta Timor Leste itu dilakukan menjelang Pemilu Parlemen yang akan berlangsung pada Minggu 21 Mei 2023 di Timor Leste.
    Direktur Eksekutif Dewan Pers Timor Leste, Rigoberto Monteiro menyatakan, peluncuran tim cek fakta dan website ini merupakan bagian dari perjalanan panjang yang dirintis sejak 2022 lalu.
    "Semoga aliansi ini dapat berkontribusi melawan misinformasi dan disinformasi yang beredar masyarakat Timor Leste termasuk menjelang pemilu parlemen 2023," kata Rigoberto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (18/5/2023).
    Presiden Timor-Leste Press Council, Otelio Ote juga berharap, Timor-Leste Fact Check semakin solid dalam memberikan informasi kepada masyarakat, menyampaikan kebenaran, dan informasi bagi publik.
    "Pada masa pemilu ini, banyak berseliweran informasi palsu dan hoaks yang berbahaya bagi kelangsungan pemilu yang demokratis," katanya menambahkan.
    Sebelum peluncuran, Dewan Pers Timor Leste berkolaborasi dengan asosiasi jurnalis, universitas di Timor Leste, serta tim Cek Fakta di Indonesia (Cekfakta.com) telah memberikan pelatihan kepada 140 orang lebih dari kelompok jurnalis, mahasiswa, staf Dewan Pers, hingga kelompok pemuda. Pelatihan ini mendapat dukungan dari UNESCO dan Pemerintah Belanda (the Kingdom of the Netherlands).
    Menjelang pemilu parlemen, tim Cek Fakta yang merupakan kolaborasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo), mendampingi secara khusus pemeriksa fakta Timor Leste terkait identifikasi isu politik yang penting untuk diperiksa.
    Hasil periksa fakta tersebut akan dipublikasikan di website dalam bahasa Tetum dan sebagian akan diterjemahkan dalam bahasa Inggris.
    Yekthi Hesthi Murthi, Associate Project Officer Communication and Information Unit UNESCO Jakarta menyatakan, dukungan UNESCO pada Timor-Leste Fact Check sebagai bentuk komitmen untuk mendukung akses informasi yang akurat bagi publik dan kemerdekaan pers, sekaligus berkontribusi pada proses pemilu yang fair, bebas dan demokratis termasuk Timor Leste.
    "Pemilu di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pihak karena diikuti dengan peredaran disinformasi/ misinformasi yang bertujuan diantaranya mengaburkan informasi yang akurat bagi publik dan menurunkan kredibilitas penyelenggara atau hasil pemilihan umum. Fact-checking diperlukan sebagai rujukan publik," kata Yekthi.
    Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menyatakan pihaknya mendorong tumbuhnya ekosistem periksa fakta di Timor Leste dalam rangka Pemilu yang damai.
    Mafindo mengirim dua factchecker untuk transfer pengalaman, kapasitas sumber daya manusia, dan teknologi bagi aliansi periksa fakta Timor Leste sehingga diharapkan semakin memantapkan kerja periksa fakta yang sedang dibangun.
    Sekjen AMSI, Wahyu Dhyatmika mengatakan, setelah ada Timor-Leste Fact Check, politisi tidak akan sembarangan berkomentar karena ada pemeriksa fakta yang akan mengecek itu fakta atau bukan.
    Syifaul Arifin dan Adi Syafitrah mewakili CekFakta.com Indonesia mendampingi wartawan dan komunitas dalam membangun Tim Cek Fakta Timor Leste. Selama tiga hari, Senin-Rabu (15-17/5/2023), keduanya berada di Dili untuk memperkuat kapasitas Tim Cek Fakta Timor Leste sampai peluncuran website Cek Fakta Timor Leste.
    Timor-Leste Fact Check terdiri dari wartawan, anggota Asosiasi Jurnalis seperti AJTL, TLPU, UPJTL, Organisasi Pemuda atau kelompok pemuda seperti Organisasi Perubahan Pemuda FHM, Alumni Parlemen Muda APFTL, UNDIL, UNITAL, ISFIT dan UNTL dan staf Dewan Pers Timor-Leste.
     

    HASIL CEK FAKTA

    KESIMPULAN

    Publish date : 2023-05-18

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.