Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Keliru, Unggahan Berisi Klaim Metro TV Tayangkan Metode Pengobatan Mata
    CekFakta

    Keliru, Unggahan Berisi Klaim Metro TV Tayangkan Metode Pengobatan Mata

    Jane DoePublish date2023-05-03
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah unggahan Facebook mengklaim bahwa Metro TV memberitakan tentang metode pengobatan mata dari seorang mahasiswa kedokteran. Unggahan tersebut beredar di Facebook pada 13 April 2023 dan memuat narasi bahwa mahasiswa tersebut menemukan obat untuk mengobati sembilan dari 10 penyakit mata, tanpa operasi dan dapat sembuh dalam 7 hari.

    Unggahan itu memuat tautan berisi artikel, bercerita tentang seorang mahasiswa berbakat dari Indonesia bernama Irfan menerima penghargaan kedokteran terbaik untuk penemuan metode baru dalam pemulihan penglihatan yang dapat digunakan untuk 9 dari 10 penyakit mata. Pada pemberitaan itu ditampilkan wawancara bersama mahasiswa berbakat tersebut.
    Hingga artikel ini ditulis unggah tersebut telah 345 kali dibagikan dan dikomentari  471 kali. Lantas benarkah pemberitaan Metro TV itu terkait penemuan metode pengobatan mata dari mahasiswa Kedokteran Indonesia?

    HASIL CEK FAKTA


    Untuk membuktikan klaim tersebut, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula menelusuri unggahan foto pemberitaan stasiun Metro TV menggunakan tools Google Image dan Yandex. 
    Hasilnya, foto yang dibagikan merupakan rekayasa digital dari dua foto yang berbeda. Potongan foto tokoh yang ditampilkan dalam pemberitaan tersebut misalnya diketahui merupakan foto mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto, dokter Terawan Agus Putranto saat memberikan keterangan sebelum meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa 22 Oktober 2019. 
    Foto tersebut merupakan bidikan jurnalis Tribunnews Irwan Rismawan. Terawan sendiri adalah dokter spesialis radiologi dan bukan spesialis mata.   
    Tak hanya itu, foto seseorang yang sedang memeriksa matanya seperti yang dicantumkan dalam situs, merupakan foto yang diambil dari platform situs jual beli foto dan video Shutterstock. Foto tersebut merupakan bidikan fotografer Olena Yakobchuk. 
    Tempo juga tidak menemukan informasi yang valid terkait penemuan metode pengobatan mata dari mahasiswa Kedokteran Indonesia dari sumber kredibel. 
    Dikutip dari arsip berita Tempo, sebenarnya ada lima cara praktis dalam menjaga kesehatan mata secara mudah dan dapat menjadi metode mencegah gangguan penglihatan seperti degenerasi makula terkait usia, katarak, retinopati diabetik, glaukoma, dan mata kering yaitu:
    1. Aturan 20-20-20
    Waktu layar menjadi perhatian utama akhir-akhir ini. Generasi muda menghabiskan banyak waktu terpaku pada layar, seperti laptop, ponsel, televisi, dan perangkat elektronik lain. Waktu layar yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan visual. Namun, aturan 20-20-20 sangat dianjurkan oleh dokter mata. Setiap 20 menit waktu layar, pastikan untuk mengalihkan pandangan selama 20 detik ke sesuatu yang berjarak 20 kaki. Pertimbangkan untuk melihat ke luar jendela pada objek yang tampak jauh, seperti pohon.
    2. Lensa biru dan kacamata
    Jika menghabiskan waktu berjam-jam di perangkat digital, ada baiknya memakai lensa penahan cahaya biru  yang memiliki lapisan khusus yang menyerap dan memblokir cahaya biru berenergi tinggi dan sinar UV yang berbahaya agar tidak masuk ke mata. Demikian pula kacamata hitam, yang dipandang sebagai aksesori fashion, dapat melindungi mata dari sinar ultraviolet matahari. Saat membeli kacamata hitam, pastikan yang mencegah 99-100 persen paparan UV-A dan UV-B.
    3. Makanan sehat
    Waktu kecil kita sering mendengar orang tua mengatakan wortel sehat untuk penglihatan. Namun, mengkonsumsi banyak buah dan sayuran, terutama sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, kangkung, atau sawi, juga penting untuk menjaga penglihatan. Selain itu, mengkonsumsi ikan air dingin yang tinggi asam lemak omega-3, seperti salmon, trout danau, mackerel, sarden, tuna, dan halibut, juga dapat meningkatkan kesehatan mata.
    4. Olahraga
    Aktif secara fisik telah dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah untuk mengembangkan degenerasi makula awal dan lanjut serta menurunkan tekanan darah, peradangan, stres oksidatif, dan yang terpenting tingkat yang lebih rendah dari hampir setiap penyakit kronis. Latihan aerobik berpengaruh langsung pada fungsi kognitif yang lebih baik. Otak yang sehat dapat membantu melihat dan mengamati dengan lebih baik.
    5. Kompres dingin
    Sebagai bagian dari daftar periksa kesehatan mata dan perawatannya, kompres dingin adalah solusi alami yang sangat baik untuk memastikan mata terasa dan terlihat segar setiap hari. Cara ini sangat berguna di musim hujan ketika kualitas udara buruk. Menggunakan masker terkompresi yang disimpan di dalam kulkas mengurangi kelelahan dan juga membantu pengobatan mata kering, sakit kepala, dan insomnia

    KESIMPULAN


    Dari hasil pemeriksaan Cek Fakta Tempo, pemberitaan stasiun Metro TV terkait penemuan metode pengobatan mata yang dapat digunakan untuk 9 dari 10 penyakit mata dari mahasiswa Kedokteran dari Indonesia, adalah keliru.
    Foto yang dibagikan diketahui merupakan rekayasa digital dari dua foto yang berbeda. Potongan foto tokoh seperti yang ditampilkan merupakan foto mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto, dr Terawan Agus Putranto. Dokter Terawan merupakan dokter yang banyak berpraktek pada spesialis radiologi dan bukan bidang spesialis mata.

    Rujukan

    https://newsmaker.tribunnews.com/2020/02/13/menkes-terawan-merasa-terhina-indonesia-disebut-tak-bisa-deteksi-virus-corona-kita-terbuka-kok?page=2

    https://www.viva.co.id/siapa/read/516-terawan-agus-putranto

    https://www.shutterstock.com/id/image-photo/young-female-ophthalmologist-using-apparatus-632890571

    https://gaya.tempo.co/read/1665730/jaga-kesehatan-mata-dengan-cara-mudah-berikut

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2023-05-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.