Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Belum Ada Bukti tentang Penemuan Suku Mante di Kalimantan
    CekFakta

    Belum Ada Bukti tentang Penemuan Suku Mante di Kalimantan

    Jane DoePublish date2022-08-19
    Tempo
    Share
    Facebook

    Berita


    Sebuah akun Facebook mengunggah sebuah video berjudul penemuan suku mante di Kalimantan.
    Video ini menunjukkan dua orang pria dengan menggunakan lampu penerangan mengendap-endap di sekitar rumpun bambu saat malam. Tampak juga obyek menyerupai tubuh manusia, dengan dua tangan merangkak di dalam lumpur. Obyek tersebut tampak berwarna hitam dengan muka yang tidak terlalu jelas.
    Video berdurasi 15 detik ini diunggah tanggal 12 Agustus 2022. Hingga tulisan ini dibuat, unggahan tersebut telah disukai 2,3 ribu suka dan 747 komentar dari pengguna Facebook.
    Tangkapan layar video singkat yang beredar di Facebook soal penemuan Suku Mante di Kalimantan
    Benarkah telah ditemukan Suku Mante di Kalimantan?

    HASIL CEK FAKTA


    Menurut hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, suku Mante disebut juga dengan suku Mantir, Manteu, Mantra, dan Bante. Para antropolog dan peneliti sejarah menyebutkan Mantir atau Manteu, dalam bahasa Aceh adalah salah satu suku yang disebut sebagai asal-usul suku Aceh yang hidup di hutan rimba Aceh.
    Untuk verifikasi narasi ini, Tempo menelusuri sumber asli video ini dengan InVid Fake News Debunker by Invid, Yandex dan Google Image. Untuk memperjelas gambar, Tempo menggunakan Magnifier InVid dan Letsenhance.  
    Tempo juga  membandingkan temuan tersebut dengan sumber kredibel. Sumber yang digunakan adalah pernyataan resmi pemerintah, lembaga riset, dan laporan media massa. 
    Hasil penelusuran Tempo menunjukkan, potongan video yang diunggah pada akun Facebook ini merupakan potongan dari video yang diunggah di kanal YouTube 
    ZP PETUALANG.
    Video yang diunggah akun YouTube ZP Petualang
    Pada tanggal 12 November, akun YouTube ini mengunggah sebuah video berjudul “Viral !! Penemuan Anak Suku Mante Asli, Bukan Hantu Air/Hantu Buaya.  Video ini diberi narasi, menyelamatkan anak suku mante asli yang mirip hantu air atau hantu banyu yang terkena jerat biawak di tepi sungai. 
    Akun ini mengunggah 12 judul video yang berkaitan dengan Suku Mante. Sejak bergabung di YouTube tanggal 5 Juni 2021, kanal ini telah ditonton 19.895.420 kali. 
    Dari fragmen gambar yang telah diperjelas, tampak sosok yang merangkak tersebut menggunakan penutup wajah seperti topeng monyet yang bisa dijual dipasar atau toko online. 
    Badannya berwarna hijau dan merangkak dalam lumpur. Tanah di sekitarnya merangkak berwarna coklat kehitaman. Dua tangannya menyerupai tangan manusia pada umumnya. Pada bagian lengan, mendekati punggung bagian atas yang tidak dilumuri warna hijau tampak warna kulit asli. Kulit asli tersebut berwarna kuning langsat. 
    Hasil pembesaran tangkapan layar
    Dari penjelasan akun, pemilik akun ini menuliskan tidak menuntut kepercayaan bagi siapapun yang melihat tayangan videonya. Konten tersebut dibuat hanya untuk bersenang-senang atau hiburan. Ia meminta untuk tidak memperdebatkan adegan dalam video.
    Tentang Suku Mante
    Penampakan sosok yang diduga suku Mante sempat jadi perbincangan pada tahun 2017 lalu. Bermula ketika sekelompok pengendara motor trail mengunggah sebuah video yang menunjukkan sosok tidak berpakaian, lari setelah berpapasan dengan kelompok motor tersebut.
    Komunitas motor trail berbasis di Banda Aceh tersebut sedang melakukan tur di dalam hutan. Video tersebut diunggah tanggal 22 Maret 2017. Dalam video tersebut, pengendara paling depan tiba-tiba terjatuh, terlihat ada sosok yang berlari dan tangannya memegang tongkat. Saat dikejar, sosok tersebut menghilang dalam semak-semak.
    Video tersebut jadi perbincangan. Beberapa komentar menyebut sosok tersebut adalah suku Mante. 
    Dilansir Jakarta Post, Antropolog Fikarwin Zuska dari Universitas Sumatera Utara di Medan mengatakan belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan keberadaan suku Mante. 
    “Suku itu hanya ditemukan di cerita rakyat Aceh atau Gayo,” kata Fikarwin kepada Jakarta Post.
    Dilansir Historia, dalam buku Ensiklopedia Aceh: Adat, Bahasa, Geografi, Kesenian, Sejarah, disebutkan bahwa asal usul bangsa Aceh adalah suku Mantir (Manteu, bahasa Aceh) yang hidup di hutan rimba Aceh. Suku ini memiliki postur tubuh kecil bisa dibandingkan orang Aceh saat ini.
    Sampai saat ini belum ada penelitian khusus tentang Suku Mante. Cerita tentang mereka beredar dari mulut ke mulut. 
    Dalam buku Aceh: Rakyat dan Adat Istiadatnya, Volume II, yang ditulis Christiaan Snouck Hurgronje (1857-1936), penasihat pemerintah Hindia Belanda untuk masalah Islam mencatat “menurut kabar, orang Mante ini tanpa busana dan tubuh mereka berambut tebal”. Mereka dikatakan mendiami pegunungan di Mukim XXII; akan tetapi, semua informasi ini hanya berasal dari cerita.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan hasil verifikasi di atas, Tempo menyimpulkan bahwa video tentang penemuan Suku Mante di Kalimantan adalah Belum Ada Bukti.
    Sampai saat ini belum ada penelitian khusus tentang Suku Mante. Cerita tentang mereka beredar dari mulut ke mulut. Meskipun belum ada penelitian khusus tentang Suku Mante, para ahli sejarah dan antropolog menyebut mereka sebagai bagian dari asal usul bangsa Aceh. 

    Rujukan

    https://www.facebook.com/jeuri.khan/videos/422265429935884/

    https://www.youtube.com/watch?v=HKvUDYmnC5k

    https://www.youtube.com/watch?v=HKvUDYmnC5k

    https://www.youtube.com/watch?v=5TGhLWf5W3s&t=15s

    https://www.thejakartapost.com/news/2017/04/02/aceh-sighting-ape-or-pygmy-could-have-been-small-person-says-expert.html

    https://historia.id/kuno/articles/melacak-jejak-suku-mante-voRVN/page/1

    https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id

    Publish date : 2022-08-19

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.