• [SALAH] Gambar Artikel CNN Indonesia “Seorang Anggota Polisi Jual Senjata Serbu AK-47 dan Pistol FN Made in Cina Beserta Amunisi ke Teroris KKB Papua”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 07/05/2021

    Berita

    Akun Facebook Devan Baskara (fb.com/devan.baskara.1) pada 29 April 2021 mengunggah sebuah gambar yang terdapat logo CNN Indonesia dan narasi sebagai berikut:

    “12 April 2021 20 : 33”, “SEORANG ANGGOTA POLISI JUAL SENJATA SERBU AK-47 DAN PISTOL FN MADE IN CINA BESERTA AMUNISI KE TERORIS KKB PAPUA” dan “Seorang Anggota Polisi dari satuan Densus 88 bernama Bernard Silalahi, Asli Batak, Agama Kristen Protestan, berpangkat Aipda dari Kapolres Medan, tertangkap Operasi Gabungan antara Kepolisian & Tni. Oknum Polisi tersebut sudah 7 kali menjual senjata jenis AK-47 sebanyak 20 senjata serbu beserta 5.000 butir peluru. Dan juga pistol jenis FN buatan Cina beserta amunisinya kepada Gerombolan KKB Papua”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya gambar artikel dari CNN Indonesia yang berjudul “Seorang Anggota Polisi Jual Senjata Serbu AK-47 dan Pistol FN Made in Cina Beserta Amunisi ke Teroris KKB Papua” merupakan klaim palsu.
    Faktanya, gambar tersebut adalah gambar editan. CNN Indonesia tidak pernah membuat artikel seperti tangkapan layar tersebut.

    Berdasarkan hasil pencarian di situs CNN Indonesia dengan menggunakan kata kunci “polisi jual senjata kkb papua”, tidak ditemukan satupun artikel yang sesuai dengan klaim tersebut pada tanggal 12 April 2021.

    Selain itu, klaim ini juga merupakan gaya pelintiran daur ulang. Di situs turnbackhoax.id, klaim seperti ini sudah berulang kali diperiksa sebelumnya.

    Kesimpulan

    Gambar EDITAN. CNN Indonesia TIDAK pernah membuat artikel seperti tangkapan layar tersebut.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Akun Instagram Lowongan Kerja PT Pos Indonesia (Persero)

    Sumber: Instagram.com
    Tanggal publish: 06/05/2021

    Berita

    Sebuah akun instagram bernama @posindonesia.career mengunggah info lowongan pekerjaan dengan 6 posisi yag dibutuhkan PT Pos Indonesia (Persero). akun tersebut juga membagikan link form registrasi yang harus diisi sebagai syarat untuk melamar.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, melalui akun instagram resminya (@posindonesia.ig) mengklarifikasi bahwa akun yang mengatasnamakan Pos Indonesia terkait rekrutmen tersebut adalah palsu.

    “Sahabat, mimin infokan dan ingatkan terus ya.. Pos Indonesia tidak membuka lowongan pekerjaan dan memungut biaya untuk menjadi karyawan. Dan akun resmi Pos Indonesia adalah @posindonesia.ig, Selalu confirmasi terlebih dahulu ke kantorpos terdekat di kota kamu ya, jangan sampai tertipu oleh akun akun palsu yang mengatasnamakan Pos Indonesia!Hati-hati, selalu waspada” tulis akun instagram @posindonesia.ig.

    Sementara itu, dilansir Detik, Senior Vice President Human Capital PT Pos Indonesia (Persero), Iwan Gunawan, memastikan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar. Ia menegaskan Pos Indonesia tidak membuat lowongan kerja seperti tertulis dalam surat palsu yang beredar di sosial media tersebut.

    “Informasi yang beredar di sejumlah akun sosial media bahwa PT Pos Indonesia (Persero) melakukan proses rekrutmen karyawan adalah tidak benar. Saat ini Pos Indonesia belum merilis informasi terkait proses rekrutmen,” jelas Iwan dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/5).

    Kesimpulan

    Lowongan kerja palsu. PT Pos Indonesia telah memberikan klarifikasi melalui akun instagram resminya dan menyatakan akun yang mengatasnamakan Pos Indonesia salah satunya @posindonesia.career adalah akun palsu.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto “Persiapan penutupan jalan tanggal 6 mei”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/05/2021

    Berita

    Beredar sebuah postingan pada akun facebook "Sampusevu Roa (ToKaili) Mpongei dengan Narasi yang dituliskan “Persipan penutupan jl tggl 6 mei”.

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan foto yang sudah beredar sebelumnya pada tahun lalu (2020) memanfaatkan momen berkaitan dengan pemberlakuan larangan mudik 2021, sehingga menimbulkan kesimpulan yang SALAH.

    Salah satu sumber foto yang identik, artikel periksa fakta turnbackhoax.id pada 2 Mei 2020.

    BRITO.ID pada 2 Mei 2020: “Masyarakat Kerinci dan Merangin, semalam dihebohkan dengan beredarnya foto di Media Sosial (Medsos) tentang pemblokiran jalan Merangin dan Kerinci. Foto yang diunggah oleh akun Afanin Fy tersebut menerangkan kalau Jalan Kerinci dan Merangin telah diblokir tepatnya di kawasan Bedeng 12. “Akses Kerinci Bangko sdh diblokir di bdg 12, semoga virus Covid-19 cepat berlalu,” tulis akun tersebut di Facebook. Namun hal ini dibantah langsung Kapolres Kerinci, AKBP Heru Ekwanto, yang memastikan postingan tersebut adalah Hoax.”

    KOMPAS.com pada 5 Mei 2021: “Larangan mudik Lebaran 2021 untuk menekan penyebaran virus corona mulai berlaku pada Kamis (6/5/2021). Pemerintah juga memberlakukan aturan tambahan berupa pengetatan perjalanan berlaku mulai 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei 2021.

    Kesimpulan

    TIDAK berkaitan dengan larangan mudik 2021. FAKTANYA, foto yang dibagikan sudah beredar sebelumnya pada tahun lalu (2020). Hoaks yang sempat viral di daerah Kerinci dan Merangin yang setelah diperiksa langsung ke lapangan oleh aparat yang terkait terbukti SALAH.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto Hasil CT Scan Paru-Paru Orang Yang Telah Divaksin dan Belum Divaksin

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 05/05/2021

    Berita

    Sebuah akun facebook bernama Kiran KS mengunggah foto hasil CT Scan yang diklaim merupakan perbandingan paru-paru pasien postif covid-19 antara divaksin dan tidak divaksin. Terdapat keterangan pada foto yang memperlihatkan paru-paru pasien yang tidak divaksin banyak bercak putih sedangkan yang divaksin bersih.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari Factly.in dalam artikel berjudul “This CT Scan report does not represent the lungs of a COVID-19 vaccinated person” dijelaskan foto tersebut tidak ada kaitannya dengan CT Scan paru-paru pasien yang telah disuntik vaksin.

    Foto tersebut diterbitkan pada April 2020, yang merupakan bagian dari penelitian oleh Rumah Sakit Vancouver, British Columbia University, bekerja sama dengan the Vancouver Coastal Health Research Institute untuk memprediksi virus Covid-19 menggunakan CT scan. Adapun pada April 2020, program vaksinasi Covid-19 belum dijalankan.

    Kesimpulannya, foto laporan CT scan ini terkait dengan studi penelitian tentang pendeteksian virus Covid menggunakan CT scan, bukan terkait dengan vaksinasi.

    Kesimpulan

    Foto tersebut diterbitkan pada April 2020, yang merupakan bagian dari penelitian oleh Rumah Sakit Vancouver, British Columbia University, bekerja sama dengan the Vancouver Coastal Health Research Institute untuk memprediksi virus Covid-19 menggunakan CT scan. Adapun pada April 2020, program vaksinasi Covid-19 belum dijalankan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini