[KLARIFIKASI] Kasatlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta Beri Bantahan Terkait Kabar Wanita Terjepit Bus Damri

Sumber: youtube.com
Tanggal publish: 07/01/2020

Berita

Beredar video yang menyebutkan seorang wanita hamil menjadi korban terjepit bus Damri. Lokasi kejadian itu disebutkan di wilayah Bandara Soekarno-Hatta.

Hasil Cek Fakta

Atas beredarnya video dan kabar tersebut, pihak Kepolisian pun angkat bicara memberikan klarifikasinya. Kasatlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Argadija Putra menegaskan, korban bernama Nurlela yang terjepit bus Damri tidak dalam keadaan hamil.

“Korban tidak hamil, kami kroscek langsung,” kata dia.

Kompol Argadija mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Minggu (5/1/2020) kemarin. "Kemarin ada kejadian kecelakaan antara bus Damri dengan pejalan kaki," kata dia saat ditemui di Asrama Polisi, Benteng Kota Tangerang, Senin (6/1/2020).

Arga menjelaskan kronologi kejadian tersebut bermula dari sopir bus Damri bernama Andi yang sedang melakukan aktivitas naik turun penumpang di halte shuttle bus TOD Bandara Soekarno-Hatta.

"Setelah bus Damri selesai menaikkan (penumpang). Kemudian bus itu maju," kata Arga.

Arga mengatakan, ada kemungkinan saat itu sopir kurang kurang konsentrasi saat berkendara. "Di depan kurang 100 meter ada Nurlela, terjepit dengan tembok akibat bus tersebut," kata dia.

Bahkan, Arga mengatakan korban tidak mengalami luka serius dan hanya menderita luka memar saja dan sudah kembali dari Rumah Sakit. "Hasil Rontgen tidak ada luka dalam, hanya memar sedikit di bagian bahu," jelas dia.

Korban juga diketahui menggunakan jalur bus untuk berjalan kaki. Padahal, kata Arga, jalur tempat kejadian perkara dikhususkan untuk jalur bus dan bukan untuk pejalan kaki.

"Kalau rambu sudah cukup, tapi itu memang sempit dan bukan khusus jalan orang. Itu memang khusus perlintasan bus saja," kata dia. Saat ini sopir dengan nama Andi masih diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Kami amankan," kata dia.

Rujukan

  • Mafindo
  • Kompas
  • 2 media telah memverifikasi klaim ini