close
SALAH [ - ]
*Valid* Sangat luar biasa zholim…! Masih ingat peristiwa Crane di Masjidil Haram..? Kerajaan Saudi bertanggung jawab dan akan menyantuni para korban, tnyata sudah cair sejak lama tapi belum disalurkan kepada korban oleh Kemlu, dengan alasan masih verifikasi…! brp lama verifikasinya pak..? Sampai kapan itu diverifikasi? Sementara kafir Harbi, Syiah dan kelompok munafik terus menerus membuat fitnah kepada Arab Saudi.

Hasil Cek Fakta

Verifikasi yang dimaksudkan adalah verifikasi data yg diminta Pemerintah Arab Saudi dari negara2 semua korban. Pemerintah Arab Saudi ingin membayarkan santunan ke seluruh korban secara serentak sekaligus. Dana santunan memang sudah cair dari Kementrian Keuangan Arab Saudi, tetapi masih diproses oleh tim yang diketuai Gubernur Madinah, Faisal bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. Belum ada dana santunan yg disalurkan ke negara-negara korban, karena masih menunggu kelengkapan verifikasi data2 dari negara lain, untuk dicocokkan juga dg DNA korban yg meninggal & data-data ahli waris korban. Pemerintah Indonesia sudah mengirimkan data-data korban-korban dari Indonesia di tahun yang sama. Jubir KemLu & Kemenag hanya menjelaskan situasinya saat diwawancara. Negara-negara lain juga ada yang melakukan hal sama.

Referensi

Bagikan

check
BENAR [ - ]

Hasil Cek Fakta

Direktorat Cyber Bareskrim Mabes Polri, berhasil mengamankan seorang pria bernama Puji Anugrah Laksono, di Wilayah Jl. Bantan Desa Bantan Tua Kec. Bantan Kab Bengkalis, terkait pelanggaran UU ITE, Kamis (2/3). Tersangka Puji Anugrah Laksono, bertempat tinggal Jl. Taman Sari Rt. 002 Rw. 006 Desa Bantan Tua Kec. Bantan Kab. Bengkalis. Pelaku dengan sengaja mengunggah dan menyebarkan gambar yang dikerayasa melalui media sosial (Medsos). Dalam akun pribadinya, Puji menyebar percakapan Kapolri Jenderal Pol Drs. H.M. Tito Karnavian, MA, Ph.D, dengan Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Pol Dr. Drs H. Anton Charliyan yang direkayasa. Selain itu Puji juga mengedit foto Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi). Tersangka ditangkap sesuai laporan Polisi Nomor : LP/234/III/2017/Bareskrim, tanggal 01 Maret 2017. kemudian Tim dari Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri melakukan penelusuran dan diketahui bahwa pelaku berada di Wilayah Jl. Bantan Desa Bantan Tua Kec. Bantan Kab Bengkalis. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) Unit Tablet FJ3 Music Warna Putih merah yang digunakan oleh tersangka untuk bermedia sosial dan 1 (satu) Unit Hp merk Nokia 101 Warna Biru. Saat ini pelaku di bawa ke Mapolres Bengkalis, guna penyidikan lebih lanjut.

Referensi

Bagikan

close
SALAH [ - ]
Broo.. Kita harus cerdas seperti kasus BOM PANCI.. Jika HP kalian bisa nge ZOOM maka lihat tangan si AHOK Karena cincin yang di gunakan itu bukan tangan AHOK Jadi kalo mau ngedit bahwa AHOX bersalaman dengan Raja Salman harus rapi dong Malu di konplen oleh Raden Adhi Winata ha ha ha

Hasil Cek Fakta

Faktanya adalah, Ahok benar benar bersalaman dengan Raja Salman yang mulai dikenali oleh Pak Jokowi.

Referensi

Bagikan

close
SALAH [ - ]
PGI siap berkati jasad muslim pendukung ahok yang tidak diurus oleh muslim

Hasil Cek Fakta

Klarifikasi dari MERDEKA: Foto tersebut jelas-jelas editan dan palsu. Kaidah penulisan judul maupun jumlah karakternya tidak sama dengan standar yang biasa digunakan redaksi merdeka.com. Redaksi merdeka.com meminta jangan mempercayai potongan gambar atau screenshot berita yang beredar dengan maksud memprovokasi. Cek selalu saat anda mendapatkan berita atau hendak menyebarkan berita. Jadilah orang yang bertanggung jawab. Sekali lagi kami menegaskan bahwa foto tersebut adalah editan dan Hoax yang sangat merugikan merdeka.com atas aksi tak bertanggung jawab ini. Sumber: https://www.google.fr/…/berita-hoax-catut-merdekacom-pgi-be… Klarifikasi dari PGI: TEMPO.CO, Jakarta – Persekutuan Gereja–Gereja Indonesia (PGI) membantah kabar yang beredar di media sosial bahwa PGI menyatakan kesiapannya untuk memberkati jenazah umat muslim pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Berita tersebut tidak benar, bohong atau hoax. Sebab PGI tidak pernah membuah pernyataan seperti itu baik secara lisan maupun tertulis,” ujar Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow, dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 26 Februari 2017.

Referensi

Bagikan

Bekerjasama dengan:

Urut berdasarkan abjad